Kamis, 20 Agustus 2009 17:16 WIB Sukoharjo Share :

Ba'asyir desak pemerintah cabut SK Memperindag

Sukoharjo (Espos)–Penasehat Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Ustad Abu Bakar Ba’asyir mendesak Pemerintah RI mencabut SK Menperindag No 23/MPP/01/2001 tanggal 10 Januari 2001 yang melegalkan hubungan perdagangan antara Indonesia dengan bangsa Israel.

Demikian diungkapkan Ustad Ba’asyir kepada wartawan seusai menemui rombongan Majelis Zikir Nurussalam Jakarta yang mengadakan silaturahmi ke Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Kamis (20/8).

Menurutnya, umat Islam tak boleh mendekati atau mengadakan hubungan apapun dengan Yahudi Israel yang merupakan musuh utama Islam.

Dijelaskan dia, kedatangan rombongan Majelis Zikir Nurussalam yang dipimpin Haris selain bertujuan silaturahmi juga bermaksud mengklarifikasi pernyataannya beberapa waktu lalu yang mensinyalir adanya perwakilan Kantor Dagang Israel di Jakarta.
“Tadi perwakilan Majelis Zikir mengatakan setelah mereka meneliti, tak ada Kantor Dagang Israel di Jakarta,” katanya.

Untuk diketahui, Majelis Zikir Nurussalam adalah kelompok pengajian dimana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut aktif di dalamnya.

Lebih lanjut, Ba’asyir menuturkan, menurut pendapatnya, hubungan muamalah atau perdagangan¬† hanya boleh dilakukan dengan kaum Yahudi yang berada di bawah kekuasaan Islam, sebagaimana terjadi pada zaman Rasulullah saw.

“Katanya, SK yang melegalkan hubungan perdagangan Indonesia-Israel tersebut telah dicabut. Tapi secara resmi kami belum mengetahui adanya pencabutan dari Pemerintah. Informasinya malah ada perusahaan Israel yang saat ini menjalin kerja sama dengan PLN untuk membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sumatra Utara (Sumut),” urai Ba’asyir.

Ba’asyir yang didampingi Direktur Ponpes Al Mukmin, Ustad Wahyudin menjelaskan, pihaknya meminta Majelis Zikir Nurussalam menyampaikan kepada SBY agar membuktikan kepada masyarakat bahwa SK Menperindag telah dicabut.

Salah seorang pengajar di Ponpes Al-Mukmin, Ustad Abdurrahim yang turut mendampingi Ba’asyir menambahkan, kalau SK yang dibuat pada era pemerintahan Gus Dur itu benar-benar sudah dibatalkan, maka seharusnya tak dilakukan secara diam-diam. Dikatakan dia, pihaknya terus mendalami informasi tentang perusahaan-perusahaan Israel yang beroperasi di Tanah Air.

rei

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….