Kamis, 20 Agustus 2009 11:15 WIB Internasional Share :

2 WNI dirampok di Peru

Lima–10 Turis asing termasuk 2 Warga Negara Indonesia (WNI) dirampok di Peru. Lucunya, salah satu korban menganggap sang perampok itu baik hati karena tidak melukai para turis.

Para turis itu, seperti dilansir Living in Peru, Kamis (20/8), dirampok oleh perampok yang ‘baik’ ketika akan melakukan perjalanan ke Manu (Hutan Amazonic Peru). Rombongan turis itu terdiri atas warga Belanda (7 orang), Amerika Serikat (2 orang), Australia (1 orang) dan Indonesia (2 orang).

Para perampok menghadang para turis itu di sebuah area bernama Tres Cruces di Cusco, sekitar 600 km dari Lima.

Salah seorang warga negara Australia yang juga menjadi korban perampokan ini, Tom Dundas (27) menggambarkan para perampok terlihat seperti layaknya prajurit tetapi perilakunya lebih menyerupai pemuda yang gugup.

“Mereka selalu berbicara setiap waktu ‘Kami tidak akan menyakiti kalian’. Mereka cukup baik,” ujar pria yang menjadi pemusik di Sydney itu. Beruntung, Tom telah menyimpan kameranya di sebelah tempat duduknya, sehingga ia hanya kehilangan sejumlah uang dan jam tangan.

Polisi Peru menyatakan perampok tidak melukai para korbannya. Akan tetapi sejumlah uang, kamera, dan peralatan video raib dibobol. Kini, otoritas polisi Paucartambo tengah menginvestigasi kasus ini. Seminggu sebelumnya juga terjadi perampokan terhadap 2 turis asing di bagian Selvatic Iquitos, Peru Timurlaut.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….