Rabu, 19 Agustus 2009 14:19 WIB Ah Tenane Share :

Mangkok mumbul

19koploJon Koplo, seorang pelajar SMP dari desa Gunung Kidul, liburan panjang kemarin bersama bapaknya berkunjung ke rumah sang paman di Solo. Kebetulan saat itu malam Minggu, mereka diajak keluar menikmati suasana Kota Solo di waktu malam, lalu juga mampir ke THR Sriwedari, karena sang paman tahu kalau Koplo penggemar dangdut sejati.

Betapa senangnya Koplo. Taman Hiburan Rakyat dengan panggung dangdut dan banyak arena permainan itu memang tak ada di desanya. Maka selagi bapaknya dan sang paman nonton dangdut, Koplo langsung minta izin untuk jalan-jalan melihat-lihat di dalam kawasan THR itu. Sang paman langsung kasih beberapa lembar uang kepada Koplo.
“Iki dinggo nek arep pingin numpak apa-apa, Plo.”
“Matur nuwun, Lik,” jawab Koplo.

Menerima uang itu, Jon Koplo langsung beli tiket untuk naik sebuah mangkok-mangkokan besar. Sewaktu mesin mulai hidup, perlahan mangkok itu berputar, tapi lama-lama semakin mumbul ke atas ditarik sebuah kawat baja, hingga sampai 10 meter dari tanah. Koplo langsung bengok-bengok. Badannya gemetar sambil memegangi tepi mangkok itu dengan kuat. Dia memang takut dengan ketinggian. Dia mengira ini tadi cuma komidi putar biasa.

“Tulung!… tulung!…,” teriak Koplo dari ketinggian sana, membuat orang-orang pada menoleh ke atas. Koplo kira memang ini tadi komidi putar biasa.
Ketika durasi putaran mangkok-mangkok tadi habis dan tiba kembali ke tanah, wajah Koplo sudah pucat pasi. Sewaktu sang paman dan bapaknya yang sudah menyambut di bawah segera mengajak pulang, beberapa tawa dan cemooh dari pengunjung lain masih saja terdengar.

“Lha wong anakku sing kelas III SD wae numpak kuwi wani kok, cah semono gerange malah tulung-tulung,” kata seorang pengunjung.
Oalah mesakke, Plo, Plo…

Kiriman Fajar Raharjo, Bibis Luhur RT 01/RW 22, Solo.

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….