Rabu, 19 Agustus 2009 11:13 WIB News Share :

DPD usulkan Pilkada dilakukan serentak

Jakarta–Dewan Perwakilan Daerah mengusulkan pemilihan kepala daerah tidak dilakukan secara mandiri, melainkan dilakukan secara serempak di semua daerah. Pemilihan kepala daerah secara serempak dinilai bisa menghemat anggaran negara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita dalam Pidato Sidang Paripurna Khusus DPD yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Perlu dipertimbangkan untuk menggabungkan hari pemilihan kepala daerah,” kata Ginandjar di Jakarta, Rabu (19/8).

Dengan penggabungan pemilihan kepala daerah, Ginandjar melanjutkan, pemilihan umum hanya akan menjadi tiga kali dalam setahun, yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, serta pemilihan kepala daerah.

Penggabungan pemilihan kepala daerah selain menghemat anggaran juga dinilai berimplikasi positif terhadap gairah demokrasi. Terlalu seringnya pemilihan kepala daerah, kata Ginandjar,
“Menyebabkan kejenuhan terhadap proses politik.”

Selain pemilihan kepala daerah yang perlu dibuat serentak, pemerintah juga perlu mengkaji ulang sistem otonomi yang saat ini belum berjalan baik.

Ginanjar mencontohkan, otonomi membuat kepala daerah memiliki kewenangan mutlak dalam rekrutmen aparat di daerah.

“(Ini) dapat mengurangi derajat profesionalisme birokrasi daerah,” kata Ginandjar.

Permasalahan lain yang harus dipikirkan adalah pengelolaan anggaran oleh daerah yang masih bermasalah. Ia merujuk laporan Badan Pemeriksa Keuangan yang menunjukkan pengelolaan anggaran daerah masih belum optimal.

Salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk menata pemerintahan daerah, kata Ginandjar, pemerintah bersama Dewan Perwakilan bisa merevisi Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah.

tempointeraktif/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…