Senin, 17 Agustus 2009 18:19 WIB Ekonomi Share :

Depkeu
APBN aman, meski harga minyak US$70

Jakarta–Dirjen Anggaran Depkeu Anny Ratnawati menyatakan bahwa APBN 2009 masih aman meski harga minyak dunia sudah tembus di atas 70 dolar AS per barel.
   
“Sampai sekarang masih aman, belum ada perubahan, kalau 70-an masih aman,” kata Anny Ratnawati usai pertemuan di Gedung Utama Depkeu Jakarta, Senin (17/8).
   
Ia menyebutkan, kenaikan harga minyak dunia saat ini belum berpengaruh ke besaran subsidi dalam APBNP 2009.
   
“APBN masih aman, yang kita pakai adalah harga rata-rata selama setahun, bukan harga saat ini saja,” kata Anny.
   
Berkaitan dengan harga minyak, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR juga mengingatkan pemerintah agar lebih realistis menetapkan proyeksi.
   
FPKS memandang perlunya revisi atas asumsi harga minyak yang ditetapkan sebesar 60 dolar AS per barel dalam RAPBN 2010.
   
“Per hari ini saja harga sudah mencapai di atas 70 dolar AS per barel. Kita harus belajar dari pengalaman tahun 2009 di mana APBN mengalami deviasi yang tinggi dari asumsi awal karena prediksi yang kurang realisitis atas kencenderungan harga minyak,” kata juru bicara FPKS, Rama Pratama.
   
Menurut dia, implikasinya menjadi kuat ke arah pembentukan tingkat inflasi, di samping beban anggaran subsidi.
   
“Stress test yang dilakukan pemerintah menunjukkan kisaran tambahan anggaran hingga sebesar Rp 94 triliun untuk deviasi harga minyak hingga 25 dolar AS per barel,” katanya.
                         
ant/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…