Senin, 17 Agustus 2009 18:05 WIB Sragen Share :

Bupati tegaskan pemindahan Kasek SMAN 1 bukan punishment

Sragen (Espos)–Bupati Sragen Untung Wiyono menegaskan pemindahan kepala sekolah (Kasek) SMA N 1 bukan bentuk punishment atau hukuman.
     
Pemindahan Kasek yang sempat berujung pada aksi mogok siswa itu merupakan mutasi yang biasa dilakukan dalam rangka penyegaran di tubuh Pemkab.

“Jadi tidak ada kaitannya itu punishment. Semunya pemindahan murni hanya penyegaran saja. Kalau punishment mestinya tidak jadi kepala sekolah lagi,” tegas Bupati ketika dijumpai Espos di sela pemberian remisi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sragen, Senin (17/8).

Menurut Bupati, langkahnya untuk memindah Kasek adalah rotasi biasa dengan maksud hanya evaluasi organisasi. Dalam suatu organisasi, Bupati menjelaskan harus ada evaluasi dan rotasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja kepegawaian.

isw

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….