Senin, 17 Agustus 2009 17:30 WIB News Share :

Bayi kembar siam lahir di Madiun

Madiun–Bayi kembar siam dengan perut menempel, lahir di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr. Sudono, Madiun, Jawa Timur, pada sehari menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-64, Minggu (16/8) pada pukul 17.00 WIB.
   
Bayi kembar siam berjenis kelamin laki-laki dari pasangan Pipit dan Murdiyanto, warga Takeran, Magetan ini diberi nama Bagus Fitria Nur Awalin dan Bagas Fitria Nur Awalin.
   
“Keduanya lahir prematur melalui operasi caesar dan saat lahir secara umum kondisinya stabil. Kelahiran bayi kembar siam di RSUP dr. Sudono Madiun ini atas rujukan dari bidan desa asal orang tua bayi,” ujar Wakil Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP dr. Sudono, dr. Medy Romadhon, SpA, Senin (17/8).
   
Menurut dia, meski kondisi bayi dalam keadaan stabil, namun berdasarkan kesepakatan tim dokter, Bagus dan Bagas akan dirujuk ke RSUP dr.Soetomo Surabaya. Sekitar pukul 14:00 WIB, ambulans milik RSUP dr. Sudono Madiun membawa kedua bayi mungil tersebut ke Surabaya.
   
Bagus dan Bagas dibawa ke Surabaya dengan didampingi ayahnya, Murdiyanto, neneknya, Vivit dan anggota tim medis. Selain itu, untuk menjaga kestabilan kondisi Bagus dan Bagas, suhu di dalam ambulans juga diatur sedemikian rupa, yakni sekitar 36,5 derajat Celcius.
   
“Karena lahir prematur, sangat riskan terjadi sesuatu. Apalagi kondisi organ vitalnya seperti jantung dan paru masih lemah. Bagus dan Bagas lahir pada minggu ke-31 dengan berat badan hanya 1.500 gram. Padahal untuk ukuran normal, bayi yang lahir pada minggu ke-36 berat badannya sekitar 2.500 gram. Saat ini mereka masih berada di dalam inkubator,” katanya.
   
Dr.Medy belum bisa memastikan, apakah bayi kembar siam itu memiliki satu usus atau dua usus dengan menempelnya perut Bagus dan Bagas.
   
“Kami belum mengetahuinya secara pasti. Masa observasi kami sangat singkat, hanya semalam dan peralatan yang ada di RS Sudono belum selengkap di RS Dr.Soetomo. Makanya kami rujuk ke Surabaya untuk mengetahui keadaan keduanya lebih lanjut,” katanya.
   
ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…