Senin, 17 Agustus 2009 12:44 WIB News Share :

59.000 Napi di Indonesia peroleh remisi

Jakarta–Setiap hari kemerdekaan tiba, pemerintah melalui Departemen Hukum dan HAM (DepkumHAM) selalu memberikan potongan hukuman (remisi) kepada para narapidana.

Menkum HAM Andi Mattalatta menyatakan setidaknya sekitar 59 ribu napi mendapatkan remisi hari kemerdekanaan 17 Agustus dari jumlah total tahanan sekitar 80 ribu napi di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan Andi Mattalatta usai mengikuti upacara perayaan HUT ke-64 RI di Kantor Depkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (17/8).

“Ya sekitar 59 ribuan dari jumlah sekitar 80 ribuan akan mendapat remisi,” kata Andi menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut Andi, jumlah itu termasuk napi koruptor yang telah menjalani masa hukuman minimal 1/3 masa tahanan. Sementara untuk napi teroris, Menkum HAM tidak memberikan remisi karena UU tidak mengatur pemberian remisi bagi napi terorisme.

“Untuk napi teroris tidak ada. Untuk napi koruptor tetap dapat kalau sudah menjalani hukuman 1/3 dari masa hukumannya,” papar Andi.

Untuk lebih detailnya, lanjut Andi, pengumuman soal pemberian remisi kepada siapa saja dan berapa lama, akan disampaikan di LP Cipinang siang nanti.
“Detailnya nanti diumumkan di LP Cipinang,” pungkas politisi Golkar asal Makassar ini.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….