Minggu, 16 Agustus 2009 16:36 WIB Internasional Share :

Korut peringatkan balas ancaman nuklir AS

Seoul–Korea Utara memperingatkan akan membalas serangan nuklir terhadap ancaman nuklir Amerika Serikat dan Korea Selatan, dalam kecaman terbaru atas latihan militer bersama kedua negara mendatang, kata media milik negara Minggu (16/8).

Seorang juru bicara militer Pyongyang mengecam latihan militer yang dimulai Senin itu sebagai ‘manuver perang nuklir’ terhadap Korea Utara.

“Jika imperialis AS dan kelompok Lee Myung-Bak menyerang DPRK (Korea Utara) dengan senjata nuklir, Pyongyang akan membalas terhadap mereka dengan senjata nuklir pula,” kata juru bicara tersebut, merujuk pada presiden Korea Selatan.

“Jika mereka mengancam DPRK dengan rudal, Korea Utara juga akan membalas mereka dengan rudal,” katanya pula.

Juru bicara tersebut menambahkan: “Kalau mereka memperketat sanksi dan mendesakkan ‘konfrontasi’ sampai ke tahapan yang ekstrim, DPRK akan membalas mereka dengan balasan yang tiada ampun dengan gayanya sendiri, dan dengan perang keadilan secara habis-habisan.”

Sanksi-sanksi ternasional diperketat terhadap Korea Utara setelah Pyongyang melakukan peluncuran roket jarak jauh pada April lalu, dan uji coba senjata nuklir yang kedua pada Mei.

Peringatan dari Pyongyang disampikan dalam pernyataan yang dikeluarkan Sabtu oleh juru bicara tersebut, di desa perbatasan antar-Korea di Panmunjom.

Pernyataan tersebut kemudian disiarkan Ahad oleh Kantor Berita Korea Utara, KCNA.

Seoul dan Washington telah membantah berencana melakukan serangan terhadap Korea Utara. Mereka mengatakan, yang mereka lakukan adalah latihan perang, dari 17-27 Agustus untuk tindakan pertahanan mereka.

Penguasa militer AS dan Korea Selatan bulan lalu menginformasikan kepada Korea Utara mengenai rencana mereka untuk mengadakan latihan militer gabungan, yang akan melibatkan 10.000 tentara AS dan sejumlah tentara Korea Selatan.

Mereka mengatakan, latihan militer tahunan Ulchi Freedom Guardian (UFG) melibatkan permainan simulasi komputer perang yang dirancang untuk meningkatan kemampuan negara sekutu dalam mempertahankan Korea Selatan dari serangan.

Kedua Korea secara teknik masih dalam keadaan perang setelah konflik 1950-53 mereka berakhir dengan gencatan senjata, bukan dengan perjanjian perdamaian.

Lebih dari 600.000 tentara Korea Selatan, didukung oleh 28.500 prajurit AS, dikirim ke bagian selatan semenanjung, untuk menghadapi potensi ancaman dari Korea Utara yang militernya berkekuatan 1,1 juta tentara.

Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak Sabtu menyerukan dilakukannya perundingan dengan Korea Utara yang bertujuan membersihkan semenanjung Korea dari senjata nuklir, di samping mengurangi senjata-senjata konvensional.
Ant/tya

lowongan kerja
lowongan kerja PT. KEBAKKRAMAT ELANG PERKASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…