Guru di daerah terpencil minta kenaikan tunjangan khusus

Jakarta–Para guru yang bertugas di daerah terpencil meminta agar pemerintah menaikkan tunjangan khusus bagi mereka.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Farha Hatahul, guru SD Inpres UPT-R Banggoi, Kabupaten Seram, Maluku, kepada Ani Yudhoyono pada acara silaturahmi dan dialog Ibu Negara dengan guru daerah terpencil dan guru pendidikan luar biasa di Istana Negara, Jakarta, Minggu. 

Selain meminta kenaikan tunjangan, Farha yang menyampaikan permohonan dalam suara lugas tanpa basa basi itu juga meminta perlakuan khusus bagi guru daerah terpencil agar mereka yang telah bertugas lebih dari 15 tahun memperoleh sertifikasi profesi secara otomatis.

Sertifikasi profesi menurut UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta PP No 74 Tahun 2008 baru bisa diperoleh guru setelah mereka menamakan pendidikan sarjana Strata 1 (S1) atau D4.

Sertifikat itu dibutuhkan oleh para guru sebagai syarat memperoleh tunjangan profesi setiap bulan senilai satu kali gaji pokok.

“Kami memohon agar pertama tunjangan khusus daerah terpencil harus ditingkatkan, yang kedua masa kerja 15 tahun ke atas mohon diberi sertifikasi yang otomatis. Itu saja permintaan kami dari guru-guru daerah terpencil,” ujar Farha mewakili suara guru-guru bertugas di daerah terpencil.

Menanggapi permintaan itu, Ani mengatakan pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru sejak diresmikannya pekerjaan guru sebagai profesi pada 2 Desember 2004 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun kenaikan tunjangan khusus untuk para guru, lanjut Ani, baru dapat dilakukan apabila terdapat kenaikan pendapatan negara.

Ani meminta para guru daerah terpencil untuk mensyukuri terlebih dahulu tunjangan khusus yang saat ini telah mereka terima.

“Tadi saya kira kita semua mendengar bahwa bagi guru di daerah khusus sudah mendapatkan tunjangan khusus satu kali gaji pokok. Ini yang harus kita syukuri karena daerah khusus mendapat dua kali gaji. Namun, kalau ingin ditingkatkan Insya Allah kalau pendapatan negara nanti meningkat,” tuturnya.

Untuk guru daerah terpencil, selain mendapatkan tunjangan profesi setiap bulan sebesar satu kali gaji pokok, mereka juga mendapatkan tunjangan khusus per bulan senilai satu kali gaji pokok.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo yang menghadiri acara silaturahmi tersebut mengatakan sebenarnya tunjangan khusus untuk guru daerah terpencil baru saja mengalami kenaikan setelah diterbitkannya PP No 41 Tahun 2009 yang mengatur tunjangan profesi guru dan dosen.

Sebelum PP itu terbit, Bambang menjelaskan, tunjangan profesi guru tidak dibayarkan penuh karena hanya berdasarkan Peraturan Mendiknas.

“Memberikan tunjangan berdasarkan Permen sebenarnya pelanggaran, oleh karena itu tidak berani membayar seluruhnya. Begitu PP turun, baru dibayarkan 100 persen. Jadi baru saja ditingkatkan sebenarnya,” tuturnya.

Seiring dengan kenaikan gaji pokok guru di masa depan, Mendiknas mengatakan, maka tunjangan khusus yang nilainya satu kali gaji pokok itu tentu mengalami kenaikan.

Sedangkan mengenai sertifikasi guru, ia menjelaskan, UU telah mengatur bahwa guru yang telah berusia lebih dari 50 tahun atau telah bertugas mengajar lebih dari 20 tahun meskipun belum menempuh pendidikan S1 atau D4 dapat secara otomatis mengikuti program sertifikasi.

“Karena beban fiskal cukup berat untuk menempuh pendidikan ini, maka bagi para guru akan didaftarkan sesuai urutan senioritas,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Mendiknas, diberi waktu sepuluh tahun oleh UU untuk menyelesaikan program sertifikasi guru tersebut.

Dalam pidatonya, Mendiknas menekankan pentingnya pendidikan S1 bagi para guru karena mereka harus memilik kualitas cukup guna mendidik penerus bangsa.

“Guru harus lulus S1. Karena untuk menjadi Presiden pun harus belajar dari para guru. Guru harus lebih pintar dari profesi apa pun,” ujarnya.

Dalam acara silaturahmi, Ani Yudhoyono mendengarkan keluh kesah para guru daerah terpencil dan pendidikan khusus dalam menjalankan tugas mereka.

Rejo kirono dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Widay Mulia, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, antara lain menuturkan perjuangan mereka yang tidak hanya berkewajiban meluluskan anak-anak berkebutuhan khusus dari sekolah, tetapi harus memikirkan nasib anak didik mereka setelah lulus.

Menurut Rejo, anak-anak berkebutuhan khusus sebagian besar masih belum mampu mandiri setelah lulus sekolah sehingga para guru harus menampung mereka agar dapat berkreativitas.

Selain itu, Hapsari dari Gorontalo juga menceritakan kekurangan ruang dalam sekolah sehingga dua kelas dipakai bergantian untuk enam rombongan belajar.

Menanggapi kesulitan itu, Mendiknas mengatakan dana alokasi khusus untuk daerah bisa digunakan untuk pembangunan gedung sekolah.

Sedangkan Ani Yudhoyono berpesan agar para guru menggali kreativitas supaya mereka dapat tetap menjalankan tugas di antara semua kekurangan dan keterbatasan.
Ant/tya

Editor: | dalam: News,Pendidikan |

24 Komentar pada “Guru di daerah terpencil minta kenaikan tunjangan khusus”

  1. Derrys Halawa
    24 Agustus 2009 pukul 19:34

    Kami salah seorang guru SD yang mengajar didaerah terpencil di Kabupaten Nias Propinsi SUMUT dan pernah menerima dana kesejahteraan daerah terpencil tersebut dan saya sangat berterima kasih banyak kepada Program Pak Sby dan Jajarannya. yang saya tanyakan Kenapa sampai saat ini dana kesejahteraan tersebut yang telah saya usulkan untuk selanjutnya masih belum terealisasi. untuk periode januari-Juni 2009

  2. triyono
    13 Oktober 2009 pukul 19:05

    Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan tunjangan khusus satu kali gaji pokok. semoga teman-teman yang mendapat tunjangan khusus semakin bersyukur dan meningkatkan profesionalitasnya dan tidak semakin lupa diri. semoga generasi mendatang semakin manusiawi menyadari jadi dirinya menjadi kenyataan tidak hanya slogan salah satu perjuangan guru daerah terpencil! Selamat berjuang saudaraku!!!

  3. 2 Februari 2010 pukul 23:31

    kami guru SMP di Desa Baturotok Kec.Batulanteh,Sumbawa NTB termasuk daerah terpencil yang murid pendukungnya SD saat ini guru2nya telah mendapat tunjangan guru daerah terpencil, mengapa kami sampai saat ini belum menerima tunjangan tersebut.Apakah tunjangan tersebut khusus diperuntukkan untuk guru SD saja ????.mohon kepada pihak yang berwenang memikirkan nasib kami.ini usulan kami moga ditindaklanjuti.

  4. Rudi Suheri
    16 Februari 2010 pukul 02:51

    kok kami dari SMP tdk dapat tunjangan khusus,sementara kami sama terisolir dgn SD,bahkan jauh terisolir dari SD DI tpt kami ( SMPN 1 Tigo Lurah,Kab.Solok,SUMBAR )

  5. ahmad yani
    3 Maret 2010 pukul 15:28

    kami guru SD yang mengajar di daerah terpencil kabupaten Mandailing Natal provinsi SUMUT belum pernah menerima tunjangan khusus satu kali gaji pokok,padahal di Kab. Nias menurut pernyataan darrys halawa 24 agustus 2009 sudah pernah menerima dana kesejahteraan tersebut.untuk itu saya mohoon kepada pemerintah khususnya Dinas pendidikan agar memperhatikan kami juga.usulan kami mohon ditindak lanjuti,terima kasih..

  6. sumarlan
    13 Maret 2010 pukul 16:31

    Yth. Mendiknas mohon kami juga guru-guru SMP yang mengajar di daerah terpencil diakomodir untuk mendapat tunjangan terpencil, lokasi tempat tugas/sekolah kami sama terpencilnya dengan SD yang masuk kategoru terpencil. Terus terang sudah 3 (tiga) tahun terakhir ini kami merasa dianaktirikan, bahkan sudah menimbulkan kecemburuan sosial dan mengurangi semangat kami untuk melaksanakan tugas.

  7. 24 April 2010 pukul 20:00

    kenapa di Desa Batu Rotok yang menjadi Guru harus Lulus S1nya

  8. 12 Mei 2010 pukul 23:55

    Trima kasih Pemerintah telah peduli kepada pendidikan dengan menyejahterakan para Guru yang bertugas di daerah terpencil tetapi Kenapa tidak semua guru mendapatkan Tunjangan Khusus kita sama-sama dinas sama-sama jalan kaki dan kenapa tidak dibagi rata dimana keadilannya, tolong dicek lagi dan di pantau SDN Kretek 3 taman krocok Bondowoso Jatim. trims atas perhatiannya! semoga terketuk hati Bapak!

  9. sueb rizal,S.Ag
    14 Juli 2010 pukul 08:09

    kami guru SMP Negeri 4 Sobang kabupaten pandeglang banten, termasuk daerah terpencil yang murid pendukungnya SD saat ini guru2nya telah mendapat tunjangan guru daerah terpencil, padahal lokasinya sama (satu atap), mengapa kami sampai saat ini belum menerima tunjangan tersebut. mohon kepada pihak yang berwenang memikirkan nasib kami.ini usulan kami moga ditindaklanjuti.

  10. kamsidi
    9 September 2010 pukul 09:29

    Tahun 2010 ini tunjangan guru terpencil saya yang mengajar di SDN 6 Kebutuhduwur Banjarnegara belum cair, kapan ya cairnya? apa karena status kabupaten sudah lepas dari daerah tertinggal menyebabkan tunjangannya terhenti? Kalau boleh sebenarnya saya ingi kirim foto-foto kondisi jalan dalam perjalanan saya berangkat dan pulang sekolah. agar orang-orang di atas bisa melihat kondisi real di lapangan. Ini salah satunya:

    Kok foto ga bisa masuk???

  11. Andi Rosmawati, A. Ma
    24 September 2010 pukul 11:27

    Tahun 2009 saya dapat Tunjangan Khusus guru daerah terpencil , Tahun 2010 ini kenapa saya tidak dapat ? tempat tugas saya SD Inpres Miantuu Kecamatan Pasimarannu Kabupaten Kep. Selayar Prop. Sul-Sel hanya Tahun 2009 3 orang yang dapat sedangkan Tahun 2010 ini tinggal 2 orang hanya saya yang tidak dapat padahal yang dapat itu 1 orang guru PNS satu angkatan dengan saya dan yang 1 orangnya adalah guru kontrak daerah tahun 2007, apa ini adil dan apa ini bukan pilih kasih ?

  12. 22 Februari 2011 pukul 08:56

    Alhamdulillah bg guru yg dpt tunjangan khusus, kami yg di Bondowoso tidak semua guru mendapatkan Tunjangan Khusus untuk daerah terpencil dan yang dapat tidak dibagi rata kita sama2 dinas sama2 jalan kaki dimana Keadilannya ???

  13. 22 Februari 2011 pukul 09:00

    Alhamdulillah bg guru yg dpt tunjangan khusus, kami yg di Bondowoso tidak semua guru mendapatkan Tunjangan Khusus untuk daerah terpencil dan yang dapat tidak dibagi rata kita sama2 dinas sama2 jalan kaki dimana Keadilannya ??? boro2 dinaikan tunjangan khusus dapat tidak ? dan yg dapat tdk dibagi rata!!!!

  14. 26 Juni 2011 pukul 02:09

    Kenpa sampai sekarang blum pernah dapat tunjangan khusus padahal teman satu angkatan saya sdah dapat semua, apa memang tunjangan khusus itu dikhususkan untuk pns! Saya bertugas di sd barumbung pasi lambena sudah 5 tahun sebagai guru kontrak.

  15. ali rusdi
    1 Oktober 2011 pukul 21:42

    ass.wr.wb…saya sudah 12 tahun dinas di smp hiliran gumanti kab.solok SUMBAR, baru sekali ini mencoba memasukkan bahan untuk memperoleh tunjangan terisolir pusat 2011, ternyata juga tidak mendapatkannya, sedangkan sebagian teman lain dapat, apa yang salah? rasanya tidak adil, tapi kemana mau bertanya

  16. ali rusdi
    1 Oktober 2011 pukul 21:45

    ass.wr.wb, saya sudah 12 th dinas di daerah sulit, tetapi tidak pernah mendapat tunjangan khusus terisolir pusat

  17. adem malik
    2 Desember 2011 pukul 13:42

    kabupaten / kota mana saja yang menjadi penerima tunjangan khusus guru daerah terpencil di sumatera utara pada tahun 2011?

  18. PP yang tak diawasi
    12 Desember 2011 pukul 15:50

    Kenapa Pemerinrah pusat setelah membuat UU / PP, dan diserahkan ke daerah untuk menjalankannya tapi tidak diawasi, apakah di daerah dijalankan atau tidal?, aneh!

  19. rabdin
    24 Maret 2012 pukul 15:41

    Mohon tunjangan guru di daerah terpencil dapat diberikan kepada semua guru yang bener- benar melaksanakan tugas dan telah sesuai dengan kriteria yang berlaku!

  20. Abdi Setiawanto
    29 April 2012 pukul 17:22

    SDN Bambaler adalah SD terpencil di Kab. Barito selatan, Tunjangan khusus setiap tahun kami terima tapi tidak semua guru yang menerima dari kami berlima paling-paling 2 atau 3 orang yg menerima. dengan sangat terpaksa kami membagi rata dengan Guru yang tidak menerima. Tahun 2011 lalu dalam daftar Guru penerima Tunjangan Khusus tersebut kami semua termasuk di dalamnya tp pada waktu pencairan 2 orang Guru kembali tdk menerima. alasannya salah penulisan nomor rekening “ANEH” padahal pada waktu mengusul disertakan Fotocopy Rekening masing2 bahkan nomornya diperjelas dengan kembali ditulis cukup besar di lembar fotocopy rekening tersebut. Fihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng pernah dihubungi mereka kembali meminta berkas usulan dan kami kirim, sampai saat ini masih belum ada kabar……semoga tahun 2012 ini tidak ada kesalahan lagi. Satu-satunya yg bisa menghibur kami adalah Tunjangan ini. ( untuk diketahui oleh petinggi-petinggi negara ini, hidup di daerah terpencil membutuhkan biaya 3X lipat dari daerah perkotaan dan sekitarnya) maka dari itu kami sangat membutuhkan Tunjangan Khusus ini.
    Semoga menjadi perhatian.

  21. UDIN D
    20 November 2012 pukul 23:43

    Udin D
    20 November 2012
    Saya seorang guru SDN Sikulan 01 UPT DinasPendidikan Kecamatan Jiput Kab.Pandeglang SD kami termasuk dalam daerah terpencil sudah 3 kali SD saya mendapat tunjangan,tapi saya tidak pernah masuk atau mendapatkan ko bisa tidak adil,tolong bagaimana caranya supaya mendapatkan tunjangan tahun 2012,masa yang dapat orang-orang tertentu saja.saya juga butuh dah cape tugas jalan kaki dan naik ojeg dan buat melanjutkan pendidikan , Trim’s

  22. rahman taufik
    7 Januari 2013 pukul 23:43

    saya guru di SD terpencil di kabupaten bondowoso jatim.sejak ada tunjangan terpencil saya gak pernah kebagian,bahkan di antara teman-teman guru di SD semua dapet kok saya gak pernah dapet,anehnya cuma saya gak pernah dapat,apakah saya selamanya gak dapat apa masih ada harapan dapat ,atau bagaimana,,,?mohon tanggapan..!treams…!

  23. Diman Zebua
    7 Mei 2013 pukul 21:08

    Met mlm, kami mau tanya apakah SMP Negeri 5 Idanogawo itu jg tergolong sebagai sekolah terpencil? Krn kami tidak mendapat tunjangan untuk itu sementara sekolah tersebut ditempuh dgn jalan kaki dan menyeberangi sungai besar. Harap informasinya?

  24. Burhan
    21 Juni 2013 pukul 18:53

    Kami ucapkan terima kasih pada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan dana tunjangan khusus/terpencil pada guru-guru yang berada didaerah terpencil. Dan terus terang kami sangat terbantu dengan tunjangan itu. Namun kami biasa dilanda kekhawatiran setiap tahunnya, karena berkas harus dibuat dan disetor lagi ke Kab./Kota masing-masing.kalau bisa dana tunjangan itu disertakan saja dalam daftar gaji. Tuk mengurangi intervensi pihak lain. Apabila terjadi perpindahan tugas langsung hilangkan saja. Ada data Dapodik sebagai pengontrol.

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

Menarik Juga »