Sabtu, 15 Agustus 2009 19:14 WIB Sport Share :

Nova/Natsir melaju ke final kejuaraan dunia

Hyderabad–Pasangan Nova Widianto / Liliyana Natsir tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar juara, setelah lolos ke babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, Sabtu (15/8).

Unggulan kedua dan juara dunia 2007 ini harus berjuang selama satu jam untuk menghentikan ganda Denmark, Joachim Fischer Nielsen / Christinna Pedersen dengan “rubber set” 21-18, 14-21, 21-18.

Pada babak final yang berlangsung Minggu (16/8), pasangan peringkat dua dunia ini akan kembali ditantang ganda Denmark lainnya, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

Ganda unggulan ketujuh ini kembali membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan teratas dan juara Olimpiade 2008 asal Korea, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung 18-21, 21-19, 21-18.

“Ada sedikit nervous juga saat set ketiga, tapi untungnya lawan juga dalam kondisi sama. Jadi, kami tidak terlalu tertekan saat skor sama 17-17,” kata Nova Widianto usai pertandingan.

Liliyana Natsir mengakui pasangan Denmark yang mereka kalahkan di semifinal itu, memiliki kecepatan dan ketajaman dalam smes.

“Apalagi pemain putranya (Joachim Fischer) cukup cepat gerakannya, sehingga kami berusaha semaksimal mungkin tidak membuat kesalahan,” tambah Natsir.

“Mudah-mudahan di final bisa main lebih baik lagi, karena pasangan Denmark yang akan kita hadapi juga cukup berat,” kata Nova Widianto menambahkan.

Sementara itu, Kamilla Rytter Juhl mengaku sangat tidak menduga bisa mengalahkan pemain peringkat satu dunia dan favorit juara di ajang ini.

“Ini ‘surprise’ sekali. Mereka pasangan yang kuat dan solid, kami senang bisa mengalahkan mereka. Kami bisa melakukan ini, karena sejak awal kami berusaha terus menekan,” ujarnya.

Sebelum mengalahkan unggulan teratas, pasangan Denmark yang menempati unggulan ke-7 ini juga menyingkirkan “seeded’ ke-3 asal China, Zheng Bo/Ma Jin dengan skor 22-20, 11-21, 22-20.

Joachim Fischer mengaku pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir yang akan dihadapi pada laga final, sama beratnya dengan dua pasangan unggulan yang dikalahkan sebelumnya.

“Kami ‘nothing to lose’, karena sejak awal memang tidak pasang target apa-apa. Tapi karena sudah masuk final, kami tentu ingin meraih gelar juga,” ujarnya.

ant/fid

lowongan kerja
Harian Umum SOLOPOS Account Executive Toko Solopos, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….