Sabtu, 15 Agustus 2009 13:42 WIB News Share :

Kecelakaan karambol, 4 Orang tewas

Temanggung–Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan mengakibatkan empat orang tewas. Keempat orang tersebut adalah rombongan pengantar pengantin yang hendak mengantarkan calon mempelai.

Keempat kendaraan yang mengalami tabrakan beruntun tersebut di antaranya adalah truk Colt Diesel berwarna kuning bernopol AA 1613 MF, mobil Suzuki Carry warna merah bernopol R 8460 RB dan truk tronton berwarna merah bernopol H 1509 KE.

Insiden ini terjadi di Jalan Raya Semarang-Yogyakarta Km 7 tepatnya di Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Sabtu (15/8) sekitar pukul 04.45 WIB.

Dalam kecelakaan itu, empat orang rombongan pengantin sekeluarga yang tewas
seketika adalah Nur Khozin (35) sopir Carry yang membawa rombongan pengantin, Ropiah(45), keduanya warga Desa Brongkol, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Temanggung. Sri(40) dan anaknya Fera (8) warga Desa Semangan, Kecamatan Windusari, Magelang, Jawa Tengah.

Ketiga penumpang Carry lainya mengalami luka berat adalah Budi Sulistiyo (32), Muhtarom (55) dan Maryono (57).

Menurut keterangan Isroil (40), warga Desa Brongkol, Kecamatan Purworejo, Temanggung, dengan mengendarai dua mobil, salah satu di antaranya mobil Carry, rombongan pengantin ini dua hari yang lalu, Kamis (13/8) mengantar keponakannya Fendi (27) ke Blitar, Jawa Timur. Usai melangsungkan acara pernikahan di sana, rombongan pengantin ini, tanpa bersitirahat langsung bertolak pulang kembali menuju ke Temanggung.

Saat itu, mobil Carry yang dikendarai oleh Nur Khozin berisikan tujuh penumpang termasuk dirinya meluncur dari arah Semarang menuju ke arah Temanggung. Sampai di depan pos jembatan timbang tepatnya di Jalan Raya Semarang-Yogyakarta Km 7 Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, mobil naas itu mengalami kecelakaan.

Saksi mata Joko Laksono (40) warga sekitar kejadian  menyatakan, saat itu laju mobil Carry sangat kencang dari arah Semarang. Dari arah berlawanan (Yogyakarta ke Semarang) sebuah truk tronton yang bermuatan penuh pasir meluncur.

“Mungkin karena mengantuk, mobil Carry oleng ke kanan menghantam keras truk tronton dan terhempas dan berputar-putar,” tegas Joko.

Joko menjelaskan, akibat kaget melihat hantaman mobil, dari arah belakang mobil Carry truk diesel langsung menabrak keras mobil Carry sehingga terpental dan ringsek seketika.

Empat orang yang tewas seketika dan tiga lainya yang mengalami luka berat langsung langsung dirawat dan dilarikan di RSUD Temanggung Jl. Dr Soetomo Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kasatlantas AKP Setiabudi Waspada membenarkan aksi kecelakaan itu. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi disebabkan mengantuknya sopir Suzuki Carry Muh Khoszin yang merupakan sopir mobil yang membawa rombongan pengantin dari Blitar.

“Akibat jarak jauh dalam mengendarai mobil, dugaan sementara kecelakaan dikarenakan sopir mobil Carry mengantuk,” tegas Waspada.

Sampai saat ini, petugas Polres Temanggung masih melakukan penyelidikan terhadap aksi kecelakaan karambol yang menimpa rombongan pengantin warga Temanggung itu. Kedua sopir tronton dan sopir Colt Diesel sampai saat ini masih diamankan petugas Polres Temanggung untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna penyelidikan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…