Sabtu, 15 Agustus 2009 19:23 WIB News Share :

Ba'asyir bantah ajarkan Islam garis keras

Jakarta–Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Abu Bakar Ba’syir, menegaskan dirinya tidak mengajarkan Islam garis keras. Menurutnya, yang dia ajarkan adalah Islam garis lurus.

“Ini bukan Islam garis keras, ini Islam garis lurus,” kata Ba’asyir di hadapan ratusan orang dalam tabligh akbar di Masjid Al Azhar, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8).

Dia mengungkapkan, bangsa Yahudi ingin memadamkan semangat jihad yang ada dalam diri umat Islam. Karena itulah makna jihad sering dibelokkan.

“Mereka ingin semangat jihad padam sehingga mereka mencoba membelokkan makna jihad tersebut,” ujar mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini.

Ba’asyir juga mengecam dibukanya kantor dagang Israel di Jakarta. Menurutnya, Israel dan Amerika Serikat adalah nenek moyangnya teroris.

“Yahudi itu musuh Islam nomor wahid. Kalau melawan Yahudi tidak perlu pakai pulpen, tapi pakai jotos,” tegas pemimpin Jamaah Ansharut Tauhid ini.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…