Jumat, 14 Agustus 2009 18:19 WIB Solo Share :

Pengangguran di Solo capai 1.500 orang

Solo (Espos)–Jumlah pengangguran di Kota Solo mencapai 1.500 orang dengan tingkat pendidikan yang bervariasi. Program job market fair yang digelar selama dua hari di Ghra Wisata Niaga, Laweyan, Solo beberapa waktu lalu mampu hanya mempau menyerap sebanyak 2.747 calon pencari kerja di Soloraya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo, Puja Haryanto saat ditemui wartawan, Jumat (14/8), seusai menghadiri pertemuan mendengarkan pidamo kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Gedung Dewan, mengatakan, pelaksanaan job market fair pada 12-13 Agustus lalu mampu mendatangkan pengusaha sebanyak 44 pengusaha.

Penyelenggaraan job market fair itu, terangnya, untuk mempertemukan pengusaha dengan para pencari kerja di wilayah Soloraya, mengingat jumlah pengangguran di Kota Solo saja masih mencapai 1.500 orang berdasarkan data tahun akhir 2008.

“Kegiatan itu untuk menekan angka pengangguran, terutama di Kota Solo. Dari data yang diterima, kegiatan job market fair itu mampu menyerap calon tenaga kerja sebanyak 2.747 orang. Dari formulir isian yang dikeluarkan Dinsosnakertrans antara 3.000-4.000, ternyata bisa kembali sekitar 1.800 formulir lebih. Kami belum memilah, berapa formulir yang berasal dari Kota Solo dan berapa formulir dari luar Solo,” tukasnya.

Lebih lanjut Puja menguraikan, pelaksanaan job market fair itu dinilai masih efektif untuk menekan angka pengangguran di Solo, meskipun kegiatan itu hanya diadakan satu keli per tahun.

trh

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….