Jumat, 14 Agustus 2009 18:17 WIB Hukum Share :

Ormas Islam Soloraya dukung pemerintah jaga keamanan dan ketertiban negara

Solo (Espos)–Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan pengasuh pondok pesantren di wilayah eks-Karesidenan Surakata, Jumat (14/8) siang mengeluarkan pernyataan sikap mereka atas pengeboman di Jakarta dan rentetan kejadian sesudahnya. Mereka sepakat mendukung usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban negara.

Surat pernyataan yang terdiri atas empat butir sikap yang dibacakan oleh Ustad Cholid Hasan dari Umat Islam Solo (UIS) di Aula Ponpes Al Mukmin Ngruki itu ditandatangani oleh 17 perwakilan Ormas Islam dan pengasuh Ponpes.

Pihak yang menandatangani antara lain Ustad Abu Bakar Ba’asyir ( Amir Jemaah Anshorut Tauhid), Abu Rofiq (FPIS), Choirul RS (Front Pembela Islam), Suparmana HS (Ponpes Al Kahfi Solo), M Ali Usman (Ikappin Ngruki) dan Awod (Brigade Hizbullah).

Pernyataan lainnya adalah mereka menilai kinerja aparat kepolisian dalam menangani peristiwa penembakan di Temanggung dan di Jatiasih masih kurang dalam profesionalisme, kecermatan dan ketepatan. Operasi pengepungan yang dilakukan di Temanggung dan Jatiasih dianggap lebih cenderung pamer kekuatan dan dramatisasi keadaan.

“Mereka melakukan penghilangan nyawa Ibrahim yang diduga sebagai Noordin M Top tanpa mempertimbangkan tuntasnya persoalan,” ungkap Cholid.

Polri juga diminta untuk membenahi kinerjanya, memposisikan sebagai penyelidik dan penyidik. Dalam melakukan pencegahan terjadinya gangguan keamanan dilakuakn tidak dengan menyakitkan pihak manapun.

Sementara Ba’asyir dalam kesempatan itu tetap berpendapat bahwa Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono tewas sebagai mujahid. Siapapun yang tewas dalam upaya membela Islam, menurut pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki ini, adalah mujahid.

“Saya masih menganggap mereka (Air dan Eko) sebagai Mujahid hanya caranya memang keliru. Ini urusan ijtihad, mereka bukan nabi yang tidak bisa keliru,” lanjutnya.

Ba’asyir menilai pengeboman boleh dilakukan pada saat perang, tidak dalam keadaan aman.

kha

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….