Jumat, 14 Agustus 2009 13:00 WIB News Share :

Mentan
Tahun depan baru ekspor pupuk

Jakarta–Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan, ekspor pupuk urea baru boleh dilakukan setelah musim tanam usai yaitu setelah akhir tahun ini.

“Setelah musim tanam selesai baru boleh diekspor. Stok pupuk urea yang menumpuk hingga satu juta ton saat ini merupakan fenomena yang wajar, mengingat puncak musim tanam belum tiba,” kata Anton usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden dalam rangka peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Anton, sekitar 60 persen kebutuhan pupuk terserap di musim tanam pada bulan Oktober-Maret. Sementara saat musim kemarau serapannya justru rendah.

“Stok satu juta ton itu tidak berlebih, bahwa ada persoalan, memang setiap tahun akan begitu,” tuturnya.

Mentan menegaskan produsen pupuk diminta memberi jaminan tidak akan ada keluhan kelangkaan pupuk selama musim tanam sebelum melakukan ekspor.

“Pastikan dulu kebutuhan dalam negeri cukup, karena musim tanam kan belum (mulai),” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…