Jumat, 14 Agustus 2009 17:41 WIB News Share :

Kapolri
Rentetan tembakan di Temanggung agar tersangka menyerah

Jakarta–Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan bila rentetan tembakan yang dilakukan pasukannya ke arah rumah Mudjahri di Dusun Beji, Desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, pada Jumat malam pekan lalu ditujukan untuk menekan tersangka teroris yang berada di dalam rumah itu.

“Kami beri kesempatan pada mereka, makanya tembakan tidak ke tubuh namun ke tembok untuk pressure agar mereka sadar dan menyerahkan diri,” kata Kapolri di Markas Besar Polri, Jumat (14/8).

Menurut Kapolri, pasukan telah siap di lokasi sekitar pukul 16.00 dan mulai melakukan pengaturan pada pukul 17.00. Namun pasukan tidak langsung melakukan penyergapan,

“Waktu sudah menjelang maghrib, dan kami tidak mungkin melakukan standar operasional prosedur karena bisa ada kerawanan.”

Kegiatan yang dilakukan setelah maghrib sampai subuh itu, kata Kapolri, ditujukan untuk mengamankan sasaran sehingga tidak melarikan diri. “Kemudian kami menunggu waktu yang tepat,” ujarnya.

tempointeraktif/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…