Jumat, 14 Agustus 2009 19:26 WIB News Share :

18 Agustus, KPU tetapkan SBY-Boediono sebagai pasangan Capres-Cawapres terpilih

Jakarta–Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan SBY-Boediono sebagai pasangan capres-cawapres terpilih pada Selasa, 18 Agustus. Saat penetapan, pasangan tersebut tidak akan diundang hadir oleh KPU.

“Kita memutuskan penetapan itu tanggal 18 Agustus karena kita akan mengundang beberapa pihak, sehingga kita harus punya cukup waktu untuk mengundang,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (14/8).

Pada tanggal 18 itu KPU juga akan merayakan peringatan HUT ke-64 RI. KPU akan mengundang Mahkamah Konstitusi (MK), DPR, MPR, DPD, parpol pengusung, dan Bawaslu, namun tidak SBY-Boediono.
“Calon terpilih nggak usah (diundang),” kata Hafiz.

Pada hari itu KPU juga akan sekaligus menetapkan hasil penghitungan kursi DPR tahap ketiga yang selama ini terbengkalai.

“Penetapan calon (presiden-wapres) akan dilanjutkan rapat pleno penetapan (caleg) tahap ketiga,” imbuh Hafiz.

Untuk keperluan itu KPU akan menggelar rapat pada Sabtu, 15 Agustus. Dalam rapat itu akan dibahas mekanisme penghitungan kursi DPR tahap ketiga seperti yang diputuskan MK dan hal-hal lain yang terkait putusan MK di daerah-daerah.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…