Kamis, 13 Agustus 2009 16:08 WIB News Share :

PDIP belum putuskan jadi oposisi atau berkoalisi

Jakarta–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih belum memutuskan menjadi partai oposisi bagi pemerintah pada lima tahun mendatang atau berkoalisi untuk mendukung pemerintah.

“Saat ini belum ada keputusan, namun pada saatnya akan diputuskan. Tunggu tanggal mainnya saja,” kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo kepada pers di Gedung DPR/MPR/DPD di Senayan Jakarta, Kamis (13/8).

Tjahjo mengatakan, sampai saat ini, PDIP masih konsisten menjadi oposisi sesuai keputusan Munas ke-6 PDIP.

“Kami menjadi oposisi hingga pemerintahan periode ini berakhir pada 20 Oktober 2009,” katanya.

Selanjutnya, PDIP akan membicarakan sikap politik yang akan diambil. Namun, kata Tjahjo, hal mendesak yang perlu diperhatikan PDIP adalah bukan masalah menjadi oposisi atau menjadi bagian dari koalisi.

“Yang terpenting adalah menjaga roh PDIP yang prorakyat. Bagimana menjaga roh partai untuk tetap bersikap kritis menyikapi keputusan politik yang tidak prorakyat,” kata Tjahjo yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP.

Dia menyatakan, roh partai seperti itu jangan sampai berubah haluan.

“Kita menjaga ini agar roh partai tidak akan pernah berpindah haluan,” katanya.

Partai bergambar kepala banteng dengan moncong putih ini memenangkan Pemilu 1999 dengan menumbangkan kekuatan politik Golkar dan 47 partai politik lainnya, tetapi kalah dalam Pemilu 2004 maupun Pilpres 2004.

PDIP kembali mengalami kekalahan pada dua kali pemilu, yaitu Pemilu Legislatif 9 April 2009 dan Pemilihan Presiden/Wapres pada 8 Juli 2009.

Setelah mengalami kekalahan dua kali berturut-turut pada Pemilu 2009 dan Pilpres 2009, PDIP mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan alasan adanya kecurangan. Tetapi MK pada 12 Agustus 2009 menolak gugatan kubu PDIP.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…