Kamis, 13 Agustus 2009 11:35 WIB Internasional Share :

Bentrokan tentara vs Abu Sayyaf, 43 Tewas

Zamboanga–Bentrokan antara kaum ekstremis Muslim dengan pemerintah terjadi di selatan Filipina. Sedikitnya 23 tentara dan 20 orang pemberontak dinyatakan tewas.

“Kita melancarkan serangan yang ditargetkan pada markas utama pelatihan kelompok Abu Sayyaf di Basilan, tetapi ternyata kami mendapatkan perlawanan yang berat,” ujar Mayor jenderal Benjamin Dolorfino, seperti dilansir AFP, Kamis (13/8).

Jasad tentara dan pemberontak yang tewas dalam bentrokan ditemukan di kota Ungkaya Pukan, sebelah selatan Pulau Basilan, pada Rabu (12/8) kemarin. Bentrokan tak dapat dihindarkan ketika tentara militer Filipina memasuki markas Abu Sayyaf. Tentara menemukan bermacam bom buatan yang siap ledak dan juga 13 buah senjata api.

“Bentrokan telah reda tetapi tentara masih menyisir lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada jasad yang tertinggal,” kata Dolorfino.

Saat ini tentara Filipina masih mengejar anggota kelompok Abu Sayyaf lainnya. Intelijen pernah menyatakan jaringan Al-Qaeda Osama bin Laden telah membantu pergerakan kelompok Abu Sayyaf sejak satu dekade lalu. Kelompok itu melakukan pemboman dan pembunuhan massal yang ditujukan bagi kaum Nasrani dan warga asing di Filipina.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…