Rabu, 12 Agustus 2009 18:45 WIB Pendidikan Share :

Tak programkan mata kuliah PAI, sejumlah PT terancam diturunkan akreditasinya

Solo (Espos)–Sejumlah perguruan tinggi (PT) di Indonesia terancam diturunkan akreditasinya lantaran dinilai melanggar amanat UU Sisdiknas karena tidak memprogramkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam perkuliahan.

Demikian diungkapkan Pimpinan Pusat Asosiasi Dosen Pendidikan Islam Indonesia (Adpisi), Dr Syahidin MPd saat ditemui wartawan seusai acara Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Aplikasi Metode Pendidikan Qurani dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi di ruang sidang perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (12/8).

Dalam kesempatan itu, Syahidin mengatakan sesuai dengan UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 30, dinyatakan bahwa setiap lembaga pendidikan formal wajib melaksanakan pendidikan agama dan diajarkan oleh guru atau dosen yang seagama.

Akan tetapi, berdasarkan laporan tim advokasi Adpisi yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia, ditemukan banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang tidak menyelenggarakan mata kuliah PAI. Akan tetapi, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah perguruan tinggi yang melanggat amanat UU Sisdiknas itu. Menurutnya, rata-rata mereka beralasan mata kuliah PAI hanya akan menambah beban SKS.

“Mereka tidak menyadari bahwa yang mereka lakukan jelas melanggar UU Sisdiknas. Padahal, mata kuliah PAI ini sangat besar beranannya dalam membentuk karakter kepribadian bagi mahasiswa,” tandas Syahidin.

m82

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…