Rabu, 12 Agustus 2009 17:21 WIB Sport Share :

Sony dan Taufik belum terhadang di kejuaraan dunia

Hyderabad–Dua pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat, belum terhadang dan melaju ke babak ketiga Kejuaraan Dunia 2009 yang berlangsung di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, Rabu (12/8).

Unggulan enam Sony Dwi Kuncoro melangkah lebih dulu ke putaran selanjutnya dengan kemenangan mudah 21-12, 21-13 atas pemain Polandia Przemyzlaw Wacha.

Kemudian mantan juara dunia Taufik Hidayat yang menempati unggulan empat, sedikit memeras tenaga saat menghentikan perlawanan Mathieu Lo Ying Ping asal Perancis, juga dengan dua set langsung 21-17, 21-15.

“Hari ini tidak jauh beda dengan kemarin, meskipun sudah mulai agak berat lawannya. Tapi memasuki babak ketiga, saya tidak bisa main-main lagi dan harus ‘fight’ sejak awal,” kata Taufik yang akan ditantang unggulan kesembilan asal Taiwan, Yu Hsing Hsieh.

Taufik Hidayat mendapat perlawanan sengit dari Mathieu Lo Ying Ping dan sering tertinggal dalam perolehan angka di awal set.

Tapi dengan pengalaman dan kualitas permainan yang masih satu level di atas lawannya, peraih medali emas Olimpiade 2004 itu mampu mengatasi tekanan.

Bahkan pada set kedua, Taufik tertinggal dulu 0-6 dan 2-8, sebelum menyamakan skor 9-9 dan kemudian berbalik memimpin hingga tidak terkejar dalam pengumpulan angka.

“Saya cukup senang bermain disini (India), karena penonton juga memberi respek dan dukungan,” tambah juara enam kali Indonesia Terbuka itu.

Sementara itu, Sony Dwi Kuncoro juga mengawali “start” dengan buruk dan sempat kelabakan mengantisipasi gempuran Wacha pada “game” pertama, tapi berhasil meredam dengan strategi bola datar dan permainan net.

“Dia punya smes keras yang sulit diantisipasi. Kalau saya meladeni dia bermain menyerang terus, bisa kewalahan. Karena itu, saya coba bermain sedikit rileks dan tidak terlalu mengumbar bola atas,” ujar finalis kejuaraan dunia 2007 itu.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…