Rabu, 12 Agustus 2009 13:53 WIB Ekonomi Share :

Kadin setuju kenaikan harga elpiji 12 kg

Jakarta–Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan setuju dengan rencana kenaikan harga elpiji 12 kg yang sebelumnya diusulkan Pertamina ke pemerintah. Namun Kadin memberikan catatan, agar kenaikan dilakukan secara bertahap sehingga tidak membebani masyarakat.

“Ya (setuju), yang penting caranya jangan membebani rakyat. Kalau korporasi menginginkan kenaikan itu wajar,” kata Ketua Umum Kadin MS Hidayat di sela-sela acara Hipmi Expo di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut Hidayat, rencana kenaikan harga elpiji itu tidak terlepas dari besarnya beban Pertamina yang mencapai Rp 6 triliun per tahun, selain itu secara aturan, BUMN tidak boleh melakukan subsidi kecuali berdasarkan keputusan pemerintah.

“Jadi butuh keputusan politik (untuk menaikkan), mungkin kalau naik dilakukan secara bertahap,” serunya.

Ia menyarankan untuk memecahkan masalah ini, pemerintah bisa memberikan subsidi untuk elpiji 12 kg melalui anggaran pemerintah jika tida mau menaikkan harga.

“BUMN itu korporat yang ditugaskan pemerintah untuk mendapatkan profit,” terangnya.

Padahal kenaikan elpiji 12 kg berpotensi menghantam usaha kecil menengah (UKM) selain berdampak pada daya beli masyarakat secara umum.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….