Rabu, 12 Agustus 2009 18:44 WIB Hukum Share :

Jenazah Air dan Eko akan dimakamkan besok

Solo (Espos)–Jenazah Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono, menurut rencana akan dimakamkan di Tempat Permakaman Umum Islam di Kalioso, Sragen, Kamis (13/8). Kedua jenazah akan diberangkatkan dari rumah rumah duka sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, pihak orangtua korban tetap meyakini bahwa anak mereka bukanlah teroris. Mereka menilai adanya sejumlah kejanggalan dalam penggerebakn Densus 88 Mabes Polrsi yang akhirnya menewaskan Air dan Eko.

Kuasa hukum keluarga korban, Hendro Sudarsono, saat dihubungi Espos mengatakan pihak keluarga sudah meyakini bahwa yang tewas di Jatiasih, Bekasi Jumat pekan lalu adalah anak mereka. Orangtua korban, Agus Purwanto (ayah Air Setiawan) dan Slamet Widodo (ayah Eko Joko Sarjono) baru diperbolehkan melihat jenazah anak mereka Rabu siang.

“Paginya kami dikabari oleh Densus 88 melalui Kompol Hasibuan bahwa kami diminta siap-siap untuk berangkat ke Jakarta untuk menjemput jenazah,” ujar Hendro yang bersama M Kurniawan ikut menemani Agus dan Slamet ke Jakarta.

Setelah melihat langsung dan mendengar penjelasan diketahui bahwa Eko Joko Setiawan meninggal setelah sebuah peluru menembus bagian belakang kepala hingga dahi. Sedangkan Air Setiawan tertembak dua kali, yakni di bagian telinga kanan tembus ke telinga kiri dan bagian hidung kanan ke kiri.

“Saat dilihat langsung, pihak orangtua korban langsung bisa mengenali,” lanjut Hendro yang saat dihubungi masih berada di Indramayu, Jawa Barat menuju Solo.

Lebih jauh Hendro menjelaskan perihal kejanggalan dalam penggerebakan Jumat pekan lalu. Menurut informasi yang dia terima, Air dan Eko sudan dibuntuti Densus 88 sejak di Solo. Keluarga mempertanyakan mengapa Air dan Eko baru ditangkap di Bekasi, bukannya di Solo.

“Bom 500 kg itu milik Feri Ahmad di rumahnya, yang katanya sudah lebih dulu ditangkap. Namun berikutnya dikabarkan DPO (daftar pencarian orang). Kedua orang ini (Air dan Eko) datang tiba-tiba ditembak, ada indikasi keduanya dikorbankan,” tukas Hendro.

kha

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….