Rabu, 12 Agustus 2009 12:15 WIB News Share :

Amir Abdillah kunci penguak terorisme di Jatiasih dan Temanggung

Jakarta–Amir Abdillah adalah kunci penguak operasi terorisme di Jatiasih dan Temanggung. Dari dialah terkuak safe house kelompok Noordin M Top di Jatiasih. Amir Abdillah adalah nama alias dari Ahmad Fery, pengontrak rumah di Jatiasih.

“Ahmad Fery itu Amir Abdillah, itu aliasnya,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna dalam jumpa pers di RS Polri Dr Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/8).

Nama Amir Abdillah pertama kali diungkap oleh Kapolri Jenderal BHD pada Sabtu (8/8) pukul 05.00 WIB. Kala itu Kapolri menyatakan, Amir adalah pemesan kamar 1808 di JW Marriott.

“Ditangkap di Jatiasih ini pelaku Amir Abdillah adalah yang memesan kamar 1808,” kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di lokasi penggerebekan teroris di Perumahan Puri Nusaphala, Blok D 12 RT 4 RW 12, Jatiasih, Bekasi.

Pada pukul 12.00 WIB, Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono menyebut Amir Abdillah sebagai Amir Ibrohim. Amir diciduk pada 6 Agustus di Jakarta Utara. Berkat Amir inilah polisi menggerebek rumah di Jatiasih pada Sabtu 8 Agustus dinihari.

Lebih lanjut Irjen Nanan Soekarna menjelaskan, bahwa berdasar keterangan Amir Abdillah alias Ahmad Fery, telah terjadi rapat perencanaan pengeboman di Mampang (Jaksel) dan Jatiasih (Bekasi). “Noordin ada di situ (ikut rapat),” ujar Nanan.

Amir Abdillah juga membeberkan bahwa perancang bom di dua hotel bintang 5 pada 17 Juli lalu adalah Ibrohim. Ibrohim juga siap menjadi pelaku bom bunuh diri pada aksi selanjutnya.

“Ditemukan data akurat, testimoni dan keterangan Amir Abdillah, bahwa yang bersangkutan (Ibrohim) siap jadi pengantin dalam pemboman berikutnya,” tutur Nanan.

Amir Abdillah ditetapkan sebagai tersangka bom Marriott-Ritz bersama 7 nama lainnya yaitu Dani Dwi Permana, Nana Ikhwan Maulana, Ibrohim, Air Setiawan, Eko Peyang, Aris dan Indra.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…