Selasa, 11 Agustus 2009 14:26 WIB News Share :

Noordin anak ke-13 dari keluarga Moch Top

Jakarta–Noordin M Top, menjadi orang paling dicari setelah sejumlah aksi pengemboman di Indonesia sejak 2002. Asal usul pria berbadan besar itu juga banyak dicari.

Menurut juru bicara keluarga di Malaysia, Badarudin Ismail, seperti banyak diberitakan, Noordin memang lahir di Kluang Johor, 11 Agustus 1969 silam. M Top di belakang nama Noordin berasal dari ayahnya Moch Top.

“Ayahnya itu bernama Moch Top sudah meninggal lama,” kata Badarudin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (11/8).

Menurut Badarudin, Noordin adalah anak bungsu dari 13 bersaudara. Saat ini, kakak-kakak Noordin tinggal di berbagai penjuru Malaysia.

“Dia itu anak terkecil dari 13, kakak-kakaknya ada yang di Johor, ada yang di Kuala Lumpur. Namanya cari makan kan berpencar-pencar,” kata Badarudin sambil tertawa.

Saat ini, baik keluarga Noordin maupun istrinya, Rahma menjadi sorotan baik masyarakat Indonesia ataupun Malaysia. Menurut Badarudin, keluarga pria yang dituduh gembong teroris paling dicari itu ketakutan.

“Mereka itu takut kalau ngomong, karena mereka juga tidak tahu kabar Noordin sejak bertahun-tahun,” katanya.

Namun, istri Noordin mengaku tidak keberatan untuk membantu polisi untuk kasus suaminya. “Mereka akan bantu semampu mereka,” kata Badarudin.

Sebelum menghilang, Noordin mendapat gelar sarjana dari University Teknologi Malaysia (UTM). Noordin mulai mengenal gerakan Jamaah Islamiyah (JI) saat mengajar di Ponpes Luqmanul Hakiem di Johor.

Saat Malaysia melakukan penggerebekan besar-besaran pada anggota JI pasca serangan WTC 11 September 2001 , Noordin dan sahabatnya yang dikenal sebagai ahli bom, Dr Azahari, kabur ke Indonesia. Saat itu, Noordin juga membawa istrinya, Rahma.

Setelah itu, Noordin menghilang sembari mematangkan plot terornya. Belakangan dia diketahui menikahi Munfiatun di Pasuruan pada 2004. Setelah itu Noordin menghilang lagi dan disebut-sebut menikahi Arina, warga Cilacap.

Di jaringan JI, Noordin dikenal sebagai perekrut ulung dan pendanaan. Bersama Dr Azahari, Noordin disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas sejumlah peledakan di Indonesia sejak 2002 silam

Ant/dtc

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….