Selasa, 11 Agustus 2009 17:47 WIB Wonogiri Share :

Kebutuhan darah per bulan 600 kolf

Wonogiri (Espos)–Pengelola PMI Cabang Wonogiri memajukan peringatan HUT ke-64 berupa donor darah, karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Apalagi kebutuhan darah per bulan di Wonogiri mencapai 600 kolf, sehingga di bulan-bulan <I>paceklik<I> pengelola harus memutar otak agar bank darah tidak kosong.

“Ada ribuan pendonor aktif di PMI Cabang Wonogiri. Namun dengan jumlah itu, belum mampu memenuhi kebutuhan darah yang mencapai 600 kolf/bulan,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PMI Cabang Wonogiri, dr Martini Soemarsono, Selasa (11/8).

Saat ditemui <I>Espos<I>, dr Martini menjelaskan HUT ke-64 sengaja dimajukan agar para pendonor aktif lebih konsentrasi pada kesiapan menyambut bulan ramadan. “Kami akui, pendonor aktif sudah terbiasa dan tidak terpengaruh jika darahnya diambil satu kolf, namun bagi kami selaku pengelola tetap merasa sungkan melakukan pengambilan darah saat orang berpuasa.”

Martini mentargetkan 200 pendonor dalam kegiatan itu. “Sebelum kegiatan donor hari ini, stok darah hanya 22 kolf terdiri atas golongan darah A sebanyak 7 kolf, golongan darah B sebanyak 13 kolf, golongan darah AB berjumlah 2 kolf, sedangkan golongan darah O saat ini kosong. Tapi dari 150-an pendonor hari ini, semua golongan darah terdapat stok.”

Tentang pengolahan trombosit untuk penderita demam berdarah, Martini menyatakan sampai sekarang pasien masih dirujuk ke Solo. “Di Wonogiri alat belum lengkap, sehingga pasien masih dirujuk ke Solo.”

tus

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….