Senin, 10 Agustus 2009 19:38 WIB Sport Share :

Sony melaju ke babak kedua kejuaraan dunia

Hyderabad–Sony Dwi Kuncoro tidak menemui kesulitan berarti untuk menembus babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 yang berlangsung di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, Senin (10/8).

Unggulan keenam ini menang mudah 21-13, 21-9 atas pemain Austria, Michael Lahnsteiner. Selanjutnya, Sony akan bertemu pemenang antara Przemyslaw Wacha dengan Hsuan Yi Hsueh yang baru akan bertanding Selasa (11/8).

“Masih belum seratus persen mainnya, karena lawan juga jauh di bawah saya,” kata Sony usai pertandingan yang berlangsung kurang dari 30 menit.

Pebulu tangkis peringkat enam dunia ini tidak banyak mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan cenderung meremehkan lawan.

Bahkan, Lahnsteiner sempat memberi perlawanan di awal “game” kedua hingga skor 7-7, ketika Sony berulang kali membuat kesalahan.

Namun, Sony balik menekan dan tidak memberi kesempatan lawan berkembang hingga unggul jauh 15-8, sebelum menang 21-9.

Pada nomor ganda putra, pasangan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan juga memastikan tempat di babak kedua, dengan mengatasi perlawanan duet China, Chai Biao/Liu Xiaolong dalam dua set langsung 25-23, 21-17.

Bermain sedikit tegang, Yonathan/Rian yang menempati unggulan  ke-11 sempat tiga kali gagal menyelesaikan “game” pertama, meskipun sudah mendapatkan kesempatan “match point”.

“Game” kedua juga berlangsung lebih ketat. Ganda Indonesia tertinggal 13-15 dan akhirnya mampu menyamakan skor 15-15 hingga terus memimpin perolehan angka untuk menang 21-17.

“Kami bermain sedikit tegang di set pertama, padahal sudah lebih memimpin. Faktor angin juga sedikit mempengaruhi permainan kami di set kedua,” kata Yonathan.

Rian Sukmawan mengaku baru pertama kali bertemu pasangan China tersebut, sehingga sedikit kesulitan membaca permainan lawan.

“Kelemahan lawan ada pada pemain kidal (Liu Xiaolong) dan itu yang kami manfaatkan untuk terus menekan dan lebih sering mengarahkan bola ke dia,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…