Senin, 10 Agustus 2009 17:37 WIB Solo Share :

Polisi siap tindak pelaku sweeping tempat hiburan

Solo (Espos)–Poltabes Solo siap menindak tegas pelaku sweeping usaha rekreasi dan hiburan umum (URHU) yang tetap buka selama bulan Ramadan. Namun demikian, para pengelola URHU juga diminta mematuhi ketentuan operasional yang diberlakukan selama bulan suci bagi umat Islam tersebut.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat sosialisasi tentang kondusifitas Kota Solo selama bulan Ramadan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) dan Poltabes Solo dan diikuti berbagai elemen masyarakat termasuk kalangan agama dan pengelola URHU di Bale Tawangarum, Kompleks Balaikota Solo, Senin (10/8).
Dalam sosialisasi yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) itu disampaikan, para pengelola URHU diwajibkan menutup kegiatan operasional usahanya selama tujuh hari pada awal bulan Ramadan yaitu tanggal 21-27 Agustus 2009 dan tujuh hari menjelang Idul Fitri yaitu tanggal 14-20 September 2009.

Jam operasionalnya pun sudah ditentukan dan ada pula sejumlah ketentuan lain.

Semua ketentuan itu, sesuai dengan Pengumuman Walikota Solo Nomor 510/2.846 tentang Kondusifitas Kota Solo, Ketentuan Operasional URHU dan Pengobatan Tradisional Klasifikasi Pijat Urut.

“Dalam pengumuman Walikota ini juga disebutkan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur bisa berakibat pada penutupan tempat usaha, dan selanjutnya dicabut izin usahanya,” ungkap Kanit I Satuan Intelkam Poltabes Solo, AKP Ipung Purwadi, saat berbicara dalam sosialisasi tersebut.

Menjawab kekhawatiran para pengelola URHU berkaitan adanya sweeping oleh kelompok masyarakat tertentu selama bulan Ramadan, Ipung menyatakan, pihak Poltabes siap menindak tegas para pelaku sweeping tersebut. Namun, kalangan pengelola URHU juga diharapkan bisa mematuhi semua ketentuan yang berlaku.

shs

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….