Senin, 10 Agustus 2009 16:35 WIB Klaten Share :

Penyimpangan dana RR susulan, warga segel Balaidesa

Klaten (Espos)–Puluhan warga Desa Jambu Kidul, Ceper, Klaten, Senin (10/8) pagi menyegel balaidesa setempat. Akibat aksi tersebut roda pemerintahan dan pelayanan publik macet total.

Berdasar pantauan Espos di lokasi kejadian diketahui, penyegelan balaidesa dilakukan menggunakan belahan batang bambu. Sekitar pukul 10.00 WIB, massa memasang bambu dalam posisi menyilang di pintu dan seluruh jendela balaidesa.
Selain itu, warga juga memasang kertas bertuliskan pernyataan protes, di pintu, jendela dan tembok balaidesa. Papan pengumuman yang berada di halaman balaidesa tidak luput dari aksi corat-coret warga.

Mereka menggunakan spidol ukuran besar juga pilox warna merah untuk menulis atau mencoret papan pengumumuman. Aparat keamanan dari Polsek Ceper yang datang beberapa saat setelah aksi penyegelan dan corat-coret hampir rampung, tidak bisa berbuat apa-apa.

Sedangkan maksud warga yang dimotori Kawulo alit pembetantas korupsi (KPK) Jambu Kidul menemui Kades, guna meminta pertanggungjawaban penyaluran dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) susulan tahun 2006.

Warga sempat berdialog dengan Kaur Pemerintahan, Didik Suhardi dan Kaur Pembangunan Tri Handoyo, sebelum melakukan penyegelan.

“Mereka minta penjelasan tentang dana RR susulan. Saya tidak tahu dan bu Kades tidak ada,” ujar Didik Suhardi saat ditemui wartawan.

Setelah melakukan penyegelan, massa bertahan di balaidesa guna menunggu kedatangan Kades Wiyanti.

kur

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…