Senin, 10 Agustus 2009 14:34 WIB News Share :

Jumlah penderita virus flu babi bertambah jadi 771 Orang

Jakarta–Jumlah penderita virus influenza A H1N1 di Indonesia makin bertambah. Data terbaru, pasien flu babi itu kini mencapai 771 orang.

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Departemen Kesehatan Agus Purwadianto, dari jumlah itu, 80 orang merupakan pasien baru.

“Terdiri dari 32 laki-laki dan 48 perempuan. Semuanya berkewarganegaraan Indonesia,” kata Agus dalam rilis, Senin (10/8).

Agus merinci, tambahan kasus baru berasal dari 7 provinsi yaitu Jawa Tengah (22 orang), Jawa Timur (43 orang), Kalimantan Barat (2 orang), Lampung (2 orang), NAD (2 orang), dan Riau (1 orang).

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga Aditama menambahkan, sampai saat ini sudah 22 provinsi yang mempunyai kasus positif influenza A H1N1.

“Secara kumulatif, kasus positif influenza A H1N1 sampai 9 Agustus berjumlah 771 orang terdiri dari 425 laki-laki dan 346 perempuan serta 3 orang di antaranya meninggal dunia,” kaya Tjandra.

Berikut ini data pengidap flu babi. DKI Jakarta 245 orang, Bali (40), Banten (115) orang, Jawa Barat (65), Jawa Timur (109) orang, Jawa Tengah (35), Sumatera Utara: 18 orang, Sumatera Selatan: 2 orang, Kepulauan Riau: 5 orang, Yogyakarta (14), Kalimantan Timur (10), Sulawesi Utara (8), Kalimantan Selatan (36), Sulawesi Selatan (4) Jambi (1), Riau (24), Kalimantan Tengah (3), Lampung (28), Kalimantan  Barat (3), NTB (1), NTT (1) dan NAD (2).

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…