Senin, 10 Agustus 2009 17:33 WIB Ekonomi Share :

Asmindo bidik pasar mebel lokal Soloraya

Solo (Espos)–Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Kota Solo mengambil upaya nyata untuk mengembangkan dan membidik pasar mebel lokal, menyusul masih lesunya pasar ekspor mebel akibat krisis ekonomi global.

Langkah yang diambil antara lain dengan menggelar pameran mebel bertajuk 1st Asmindo Great Sale 2009 di Graha Soloraya, Senin-Jumat (10-21/8).

“Pameran ini merupakan ekspo pertama yang diprakarsai bersama Asmindo Kota Solo dan PT Aqsaliving Solo. Langkah ini sebagai salah satu upaya nyata mengembangkan pasar lokal atau domestic mebel di Indonesia,” ujar Ketua Asmindo Kota Solo, David R Wijaya dalam konferensi pers yang digelar, Senin.

David menuturkan selama ini tujuan ekspor pelaku usaha memang didominasi ke Amerika dan Eropa.
Sementara hingga kini kondisi pasar internasional belum sepenuhnya pulih seperti saat sebelum krisis. Meski ekspor masih ada, menurutnya, nilainya tidak terlalu tinggi. Sehingga untuk mengisi lesunya ekspor, Asmindo mencoba menumbuhkan pasar lokal yang dinilai masih berpotensi tinggi.

“Pada saat krisis seperti ini pelaku usaha harus kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan menumbuhkan pasar lokal. Jika pelaku usaha hanya pasrah dan menunggu, bisa dipastikan usahanya tidak akan berkembang,” kata David.

Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) mengakui saat ini mayoritas pelaku usaha hanya mengandalkan ekspor. Padahal menurut Jokowi jika orientasinya hanya ekspor, dipastikan tidak akan bertahan.

sry

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…