Minggu, 9 Agustus 2009 17:42 WIB Hukum Share :

Poltabes awasi toko bahan kimia

Solo (Espos)--Aparat Poltabes Solo meningkatkan pengawasan terhadap toko bahan kimia yang menjual bahan-bahan berbahaya. Hal tersebut dilakukan setelah ada penemuan sekitar 500 Kg bahan peledak di Bekasi yang diduga melibatkan dua warga Solo.
Dua orang tersebut adalah Air Setiawan, 29, warga Brengosan RT 03/RW XIII Purwosari, Laweyan dan tetangganya Eko Joko Sarjono, 32, yang tinggal di RT 2/RW XI.

“Iya diawasi, sejak kasus bom pertama (Bom Bali I) sudah dilakukan pengawasan toko bahan kimia,” ungkap Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto kepada wartawan di rumah dinasnya, Minggu (9/8).

Dia menjelaskan, pemantauan dan pemeriksaan di toko bahan kimia dilakukan secara rutin oleh pihaknya. Pemantauan dilakukan terutama soal asal pembelian dan jumlah pembelian bahan-bahan berbahaya di toko kimia.

Mengenai keterlibatan dua warga Solo dalam penemuan bahan peledak di Bekasi, Kapoltabes menegaskan, bahan-bahan peledak yang ditemukan belum tentu dibeli dari wilayah Solo.

“Belum tentu dibeli di sini. Upaya pengawasan terus dilakukan. Sejak ada kasus yang pertama itu, semuanya dipantau termasuk itu (toko bahan kimia),” tegas Joko.

dni

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….