Minggu, 9 Agustus 2009 15:18 WIB News Share :

Mentan
Pupuk organik solusi kenaikan harga pupuk

Jombang–Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan pupuk organik selain dipakai untuk memperhatikan kelanjutan lingkungan, juga sebagai solusi terhadap tren naiknya harga pupuk kimia.

“Harga pupuk kimia terus mengalami kenaikan, bahkan bisa menjadi dua kali lipat, untuk itu pupuk organik sebagai salah satu solusi ini,” kata Anton, di saat acara panen raya padi SRI (system of rice intensification) di Jombang, Jawa Timur, Minggu (9/8).

Menurut dia, jika harga pupuk kimia terus mengalami kenaikan akan pemerintah tidak mampu lagi untuk melakukan subsidi.

“Saya sudah ingatkan dari sekarang, jika harga pupuk naik jangan protes. Untuk itu manfaatkan pupuk organik sebagai solusinya,” katanya.

Anton menegaskan bahwa pupuk organik ini akan mengembalikan keseimbangan alam yang berkelanjutan.

“Pupuk kimia memang dalam jangka waktu dekat bisa meningkatkan produksi pangan, tetapi secara jangka panjang justru mematikan unsur-unsur yang bisa menyuburkan tanah,” katanya.

Mentan menjelaskan bahwa unsur-unsur mikro dalam tanah, seperti bakteri, cacing yang berguna sebagai kesuburan justru akan mati jika menggunakan pupuk kimia.

Untuk itu pihaknya terus mendorong penggunaan pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan tanah pertanian kembali.

Dalam mendukung program pupuk organik ini, maka Departemen Pertanian melakukan budidaya padi SRI untuk dikembangkan oleh para petani.

Padi SRI adalah teknik budidaya padi yang mampu meningkatkan prodiktifitas padi dengan cara mengubah pengelolaan tanaman, air dan unsur hara.

“Padi SRI menghilangkan ketergantungan terhadap pupuk kimia, efisien terhadap air dan hasilnya lebih baik daripada cara konvensional,” kata Anton saat melakukan panen raya padi SRI seluas 625 hektar di Kecamatan Megaluh, Jombang ini.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…