Minggu, 9 Agustus 2009 13:55 WIB News Share :

Keluarga Air & Eko pertanyakan status hingga harus ditembak mati

Jakarta–Meski status Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono (Eko Peyang) masih belum jelas, keduanya diberondong timah panas oleh Polri saat penggerebekan di Jatiasih, Bekasi. Pengacara keluarga kedua korban pun mempertanyakan status Air dan Eko sehingga polisi harus menembak mati keduanya.

“Kita masih tidak jelas statusnya apa, keterlibatannya sejauh mana,” ujar pengacara keluarga, Endro Sudarsono di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Minggu (9/8).

Menurut Endro, polisi pun harus menjelaskan status keduanya secara rinci. “Kenapa langsung dibunuh? Tidak ada cara lain misalnya persidangan?” tanya Endro.

Namun meski begitu, lanjut Endro, keluarga tidak akan menuntut Polri. Keluarga hanya sebatas ingin melihat jenazah anak-anaknya.

“Keluarga syok. Tetapi tidak sampai akan menuntut. Mereka hanya ingin melihat apakah itu benar,” tegasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…