Sabtu, 8 Agustus 2009 09:43 WIB News Share :

SD di dekat rumah teroris diliburkan

Temanggung–Aktivitas belajar-mengajar SD Negeri Kedu III, yang tidak jauh dari lokasi pengepungan persembunyian Noordin M Top, diliburkan. Sekolah tersebut masuk dalam ring I pengepungan Densus 88.

Tembakan dan ledakan keras dari Tim Densus 88 mewarnai pengepungan rumah Muhzahri di RT 01/RW 07 Dukuh Beji Desa Kedu, Kabupten Temanggung, yang diduga sebagai persembunyian teroris pimpinan Noordin M Top. Suara tembakan seperti yang terjadi pada Jumat (7/8) juga terjadi pada Sabtu pagi.

Selain suara tembakan, juga terdengar suara ledakan keras beberapa kali. Suara ledakan keras pertama terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di bagian depan rumah, kemudian ledakan kedua terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di sisi barat bagian selatan rumah Muhzahri.

Setelah itu disusul tembakan dari Tim Densus dari atas bukit. Ledakan keras kembali terjadi sekitar pukul 07.17 WIB. Meskipun terjadi ledakan keras dan tembakan dari Densus, tetapi tidak ada tanda-tanda tembakan balasan dari dalam rumah.

Masyarakat terlihat menyaksikan peristiwa tersebut di halaman samping Masjid Darussalam dan sepanjang jalan menuju rumah Muhjuhri dari jarak sekitar 200 meter arah timur.

Kompas/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…