Sabtu, 8 Agustus 2009 19:43 WIB News Share :

Rencana peledakan kediaman SBY dirancang sejak April

Jakarta–Rencana peledakan rumah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, diotaki langsung oleh Noor Din M. Top. Menurut Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Noor Din sendiri yang memimpin rapat rahasia pada 30 April 2009.

“Dalam rapat itu Bapak Presiden dijadikan target,” kata Bambang di Mabes Polri, Sabtu (7/8).

Alasannya, dia melanjutkan, Noor Din dan kawan-kawan ingin membalas dendam atas matinya tiga terpidana bom Bali, yakni Amrozi, Mukhlas alias Ali Gufron, dan Imam Samudera, yang dihukum mati pada akhir tahun lalu.

“Mereka salah paham. Ini putusan pengadilan, bukan putusan presiden,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, informasi itu diperoleh dari mulut Amir Abdillah yang dicokok polisi di Jakarta Utara pada Kamis lalu. Dari mulut Amir pula, polisi mendapat informasi soal “markas” di Jatiasih, Bekasi.

“Di rumah itu pula, pada 17 Juli, saat bom meledak, Noordin berada,” ujar Kepala Polri.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….