Sabtu, 8 Agustus 2009 17:16 WIB News Share :

Presiden minta masyarakat tenang

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada masyarakat untuk mendukung kerja polisi dalam mengungkap kasus terorisme yang belakangan merongrong keamanan Indonesia. SBY Juga meminta kepada masyarakat untuk tenang agar polisi bisa segera mengungkap kasus teroris.

“Saya berharap rakyat tenang dan memberi dukungan penuh, karena kalau dibiarkan maka keselamatan rakyat kita di masa depan tentu makin menghadapi tantangan,” kata SBY saat jumpa pers di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (8/8). Berdiri di belakang SBY adalah Kapolri, Seskab, Mensesneg dan Jubir Kepresidenan.

Kepada semua pihak termasuk masyarakat luas, SBY berterimakasih karena operasi penggerebekan teroris ini berhasil.

“Kapolri akan menjelaskan secara utuh dan lengkap kepada pers untuk diteruskan kepada rakyat Indonesia, baik itu yang dilaksanakan di Jatiasih, Bekasi, maupun di Temanggung, Jateng. Saya tidak ingin masuk terlalu jauh, Kapolri akan menjelaskan secara utuh agar rakyat dapat penjelasan sebenar-benarnya,” imbuh SBY.

SBY juga meminta kepada kepolisian untuk bekerja sebaik-baiknya dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Namun informasi yang diberikan harus dipilah-pilah, mana yang layak untuk konsumsi umum serta mana yang tidak boleh dikonsumsi publik demi kepentingan penyelidikan.

“Saya yakin di balik ini semua akan terungkap semuanya mata rantai dari aksi terorisme,” pungkas SBY yang mengenakan kemeja batik merah marun ini.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…