Sabtu, 8 Agustus 2009 11:22 WIB News Share :

Polisi temukan pemicu bom di tiap pintu rumah di Jatiasih

Jakarta--Pemicu bom dipasang di setiap pintu rumah Ahmad Fery di Perumahan Puri Nusapala, Jatiasih, Bekasi. Pemicu bom itu diduga untuk mengecoh aparat kepolisian.

“Kekuatan bom luar biasa. Tetapi antara low dan high explosive. Ditemukan juga pemicu di setiap pintu. Bahannya salah satunya florat,” kata Kepala Departemen Balistik Metalurgi Forensik, Kombes Pol Amri Kamil.

Hal ini disampaikan dia di TKP, Perumahan Puri Nusapala, Blok D 12 RT 4 RW 12, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Pemicu bom untuk mengecoh polisi? “Iya,” sahut Amri.

Dikatakan dia, ada 2 kamar di dalam rumah itu. Bahan bom ditemukan di kamar depan. Bahan bom yang ditemukan dalam bentuk rangkaian. “Iya (siap meledak),” ujarnya.

Amri mengatakan, dua tersangka teroris Air Setiawan dan Eko Peyang ditembak sekitar 50 meter dari rumah saat mau kabur naik mobil Xenia.

Air dan Eko tewas dalam penggerebekan di rumah itu sekitar pukul 00.00 WIB tadi. Air merupakan buron bom Kedubes Australia (2003) sementara Eko adalah pembuat bom.

Polisi juga sebelumnya menemukan 5 drum bahan peledak dari rumah itu. Selain itu, 1 bom mobil dan 3 bom bunuh diri. Bom itu mirip bom JW Marriott.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…