Sabtu, 8 Agustus 2009 19:41 WIB News Share :

Kediaman SBY akan dibom, karena eksekusi Amrozi cs

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadikan sasaran pengeboman berikutnya. Padahal selama ini yang menjadi sasaran bom bukan tokoh politik. Apakah ini terkait pidato SBY pasca ledakan di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009 lalu?

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dia mengatakan agar hal ini jangan dipolitisasi.

“Ini berdasarkan pengakuan bahwa di dalam rapat di Kuningan, yang dihadiri oleh Noordin, dinyatakan bahwa SBY dijadikan sasaran karena 3 pelaku bom dieksekusi,” ujar BHD dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (8/8).

“Mereka menyebut itu putusan presiden. Padahal itu kan keputusan pengadilan. Dan karenanya harus dilakukan. Jadi jangan dipolitisasi. Itu fakta yuridis dan nanti bisa diungkap dalam pengadilan,” tegasnya.

3 Pelaku bom Bali I, yaitu Amrozi, Muhklas dan Imam Samudera dieksekusi mati di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 9 November 2008. Sebelum dieksekusi mati, semua upaya grasi ditolak oleh Presiden.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…