Jumat, 7 Agustus 2009 11:13 WIB News Share :

Yayan ditangkap karena diduga sembunyikan Noordin

Jakarta–Suryana alias Yayan alias Gepeng (28) diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Pria yang juga koki di sebuah hotel di Jakarta ini diduga ikut masuk jaringan Noordin M Top.

“Dia itu jaringan DI (Darul Islam) sudah 1 tahun masuk, dekat dengan Noordin melalui Ibrohim,” sebut sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/8).

Bahkan diduga kuat Yayan pernah menyembunyikan buronan teroris Noordin M Top di rumahnya. Saat itu Noordin, suka main ke pasar bunga Rawa Belong, menemui Ibrohim.

“Noordin ditengarai pernah menginap di rumah dia,” imbuh sumber itu.

Jaringan kontak yang dilakukan, para pelaku teror pun kini tidak menggunakan telepon. Biasanya mereka bertemu langsung, dengan sebelumnya berkomunikasi melalui surat elektronik.

“Email jadi alat utama, mereka memakai sandi-sandi di dalam email itu, sebelum bertemu langsung,” terang sumber berpangkat perwira itu.

Yayan diketahui ditangkap pada Rabu 5 Agustus 2009 sore. 10 Pria bersenjata berpakaian preman mengepung dan mencokok Yayan yang sedang tidur di rumahnya di daerah Koja, Jakarta Utara.

Sayangnya tidak ada sumber resmi di kepolisian yang mau berkomentar mengenai hal ini. Kepolisian hanya menyebutkan perburuan pelaku pengeboman masih terus dilakukan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…