Jumat, 7 Agustus 2009 18:25 WIB News Share :

Polri akui penangkapan Yayan terkait terorisme

Jakarta–Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna mengakui bahwa Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri telah menangkap Suryana alias Yayan alias Gepeng (23) yang tinggal di Jl Balai Rakyat VIII, Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (6/8) karena diduga terlibat kasus terorisme.

“Penangkapan itu masih dikembangkan. Kita tunggu saja, dia itu terlibat bom Marriott atau terkait dengan jaringan lainnya,” katanya di Jakarta, Jumat (7/8).

Yayan sempat dibawa dari rumahnya bersama anggota TNI AL bernama Budi yang mengontrak di rumah Yayan namun Budi akhirnya dilepaskan.

Anak ketiga dari pasangan Sarifudin dan Lis Suryani dibawa tanpa surat penangkapan.

Hingga kini, keberadaan koki di salah satu hotel di Jakarta itu masih belum diketahui.

Terkait dengan perkembangan penyidikan ledakan bom JW Marriott dan Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 17 Juli 2009, Nanan mengatakan, Polri telah mencapai kemajuan cukup berarti kendati ia tidak menjelaskan apakah yang dimaksud dengan kemajuan itu.

“Nanti kalau sudah jelas kasusnya, akan dijelaskan. Mohon doa restunya agar cepat terungkap,” katanya.

Ledakan bom di kedua hotel itu menyebabkan sembilan orang tewas dan melukai 53 orang.

Bom itu dibawa oleh dua orang yang kemudian meledakkan diri (bom bunuh diri).

Polri telah menemukan dua potongan kepala yang diyakini sebagai pelaku bom bunuh diri, namun hingga kini identitasnya belum diketahui.

Sketsa wajah kedua pelaku bom bunuh diri telah disebar ke masyarakat luas.

Polri pernah menangkap beberapa orang yang diduga terkait dengan ledakan bom itu tapi dilepaskan kembali karena tidak ada bukti kuat.

Seorang wanita beranak dua bernama A yang diduga menjadi istri buronan kasus terorisme Noordin M Top juga dilepaskan, bahkan kini A dan kedua anaknya dibawah perlindungan Polri sebagai saksi.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…