Jumat, 7 Agustus 2009 17:27 WIB Hukum Share :

Pelaku pengancaman bom di Klewer diduga anak-anak

Solo (Espos)–Poltabes Solo masih menyelidiki kasus pengancaman bom di Pasar Klewer, Minggu (2/8) lalu. Polisi menduga, pelaku pengancaman bom adalah anak-anak.

Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto menjelaskan, ada dugaan pelaku pengancaman adalah orang iseng.
“Kemungkinan memang iseng. Dari keterangan yang ada, suara laki-laki yang mirip anak-anak,” tegas Joko di Mapoltabes Solo, Jumat (7/8).

Dia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pelaku pengancaman menggunakan Ponsel yang setelah digunakan dimatikan. Sehingga, lanjut dia, untuk menelusuri pelaku memang membutuhkan waktu.

Untuk menyelidiki nomor telepon pelaku, polisi memantau dari rentang waktu telepon masuk. Dari penyelidikan terdapat beberapa nomor asal luar daerah seperti Surabaya dan Jakarta.

“Beberapa nomor masuk dalam rentang waktu saat pelaku menelpon. Ini kami selidiki semuanya. Memang ada yang dari Surabaya dan Jakarta, semuanya masih kami selidiki,” tegas Kapoltabes.

Dia mengatakan, selama ini terdapat berbagai motif pengancaman bom. Selain iseng, lanjut dia, kadang ada juga dendam ataupun motif lainnya. Namun, kata dia, tiga pengancaman bom di Solo lebih cenderung orang iseng.

dni

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…