Jumat, 7 Agustus 2009 11:25 WIB Ekonomi,Newsline Share :

HIPMI
Ijazah bisa dijadikan jaminan KUR

Jakarta–Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia(HIPMI) meminta agar ijazah mahasiswa bisa menjadi jaminan untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis malam (6/8).

“Kami meminta masuknya mahasiswa atau pengusaha pemula bisa diberikan kemudahan dengan jaminan-jaminan yang lebih mudah karena tadi kami tawarkan dengan ijazah yang bisa dijaminkan ke bank untuk mendapatkan kredit usaha,” ujarnya.

Erwin mengatakan, penyebab rendahnya penyerapan KUR adalah karena terbatasnya jumlah pengusaha di Indonesia, karena itu harus dibuat modifikasi syarat pencairan KUR.

“Kita tawarkan bahwa KUR itu harus dimodifikasi dengan syarat-syarat yang lebih mudah. Khususnya kalangan mahasiswa yang jumlahnya besar. Kalau dengan ijazah maka jumlahnya akan besar,” jelasnya.

Mendengar saran ini, Erwin mengatakan Menteri Perekonomian akan membuat kebijakan dan akan diseleksi universitas-universitas untuk percobaan. Targetnya diperluas untuk mahasiswa atau tingkat akhir yang hampir lulus sehingga target KUR bisa lebih luas.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…