Jumat, 7 Agustus 2009 18:48 WIB Sukoharjo Share :

Baasyir bantah pemeriksaan di Ngruki

Solo (Espos)–Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Ustad Abu Bakar Ba’asyir membantah adanya pemeriksaan militer di tempatnya pada Kamis (6/8) lalu.

Hal tersebut dia tegaskan dalam silaturahminya ke Griya SOLOPOS, Jumat (7/8). Didampingi beberapa pengurus Ponpes Al Mukmin, Abu Bakar Ba’asyir mengklarifikasi adanya pemeriksaan aparat kepolisian maupun TNI ke tempatnya melainkan hanya silaturahmi.

“Saya tegaskan tidak pernah ada pemeriksaan dari militer ke tempat kami. Kedatangan aparat berwajib ke tempat kami semata-mata hanya untuk silaturahmi,” jelasnya, Jumat.

Mengenai dugaan bungker di Ngruki, Ba’asyir menjelaskan, awalnya didapat pihak militer berdasarkan informasi dari luar. Selanjutnya pihak militer mengutus seorang anggotanya ke Ngruki untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Kemarinnya itu (Rabu-red), memang ada militer yang datang ke tempat kami untuk mengecek kebenaran bungker. Tapi sudah saya tegaskan tidak ada bungker di Ngruki,” tandasnya.

Sesudah klarifikasi tersebut, Ba’asyir menambahkan, persoalan bungker telah ditutup. Selanjutnya mengenai kedatangan polisi pada Kamis (6/8) atau satu hari sesudahnya, tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian pada Rabu lalu.

“Kalau kunjungan polisi pada Kamis lalu semata-mata untuk silaturahmi. Kami kebagian menyediakan tempat untuk acara itu, sementara karena acaranya adalah acara kepolisian, untuk kursi juga mereka yang sediakan,” tandasnya.

aps

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…