Kamis, 6 Agustus 2009 16:26 WIB Pendidikan Share :

Tak punya SKL, calon mahasiswa tak diterima di PTN

Solo (Espos)–Sejumlah orangtua dan calon mahasiswa terpaksa harus gigit jari karena belum punya SKL sebagai syarat masuk ke PTN. Hal itu menyusul penundaan pengumuman Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK).

FX Murdiyanto, orangtua dari Nur Annisa Fauziah, mengaku dirugikan atas penundaan UNPK dan persyaratan masuk program DIII Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Menurutnya, pihak UNS meminta Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai persyaratan dalam pendaftaran program DIII Ilmu Komunikasi.
Kendati pihaknya sudah membawa surat keterangan penundaan pengumuman UNPK yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), akan tetapi pihak UNS tetap tidak menerimanya sebagai pengganti SKL.

“Kalau seperti itu kan jelas merugikan kami. Mestinya penudaan itu tidak terjadi agar tidak merugikan peserta UNPK yang ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri,” papar Murdiyanto saat ditemui wartawan di Kantor Disdikpora, Kamis (6/8).

Murdiyanto menambahkan, putrinya yang bernama Nur Anisa Fauziah tetap berkeinginan mencicipi bangku kuliah program DIII Ilmu Komunikasi UNS.

Kendati program tersebut banyak dijumpai di perguruan tinggi swasta, akan tetapi putrinya mengaku tidak berminat. Dengan demikian, Murdiyanto mengaku harus menunggu satu tahun lamanya untuk mendaftarkan putrinya kuliah di PTN.

m82

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…