Kamis, 6 Agustus 2009 18:29 WIB Klaten Share :

BPP darah bakal naik

Klaten (Espos)–Biaya Pengganti Pengolahan (BPP) darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten bakal naik. Kenaikan BPP direncanakan naik dari Rp 155.000 per kantong darah menjadi sekitar Rp 225.000 hingga Rp 250.000 per kantong darah.

“Rencananya begitu (BPP naik), tetapi saya belum melihat SK-nya langsung,” kata Sekretaris PMI Cabang Klaten, Rantiman kepada wartawan usai mengikuti acara donor darah di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (6/8).

Acara donor darah tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Klaten ke -205. Rantiman menguraikan, BPP bakal naik mengingat komponen biaya proses pengolahan darahnya juga mengalami kenaikan. Komponen biaya proses pengolahan darah diantaranya terdiri dari proses pengambilan, biaya spet darah.
“Hingga reagennya, karena itu dibutuhkan untuk mengecek jenis penyakit yang ada dalam darah. Yang diwaspadai diantaranya hepatitis, HIV maupun sipilis. Yang perlu diketahui, untuk darahnya free,” ungkap pensiunan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkab setempat itu.

Semula, jelas Rantiman, BPP darah berada di kisaran Rp 155.000 per kantong darah dengan komponen lengkap. Untuk komponen darah yang telah dipisah, BPP mencapai Rp 167.500 per kantong darah.

haa

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…