Rabu, 5 Agustus 2009 16:48 WIB Boyolali Share :

Tertangkap curi kerupuk, 5 ABG diminta sungkem ke orangtua

Boyolali (Espos)–Lima bocah yang masih duduk di bangku SMP ditangkap polisi setelah kedapatan mencuri kerupuk dan teh botol, Selasa (4/8). Mereka akhirnya dikembalikan ke keluarganya ke setelah mengakui kesalahan mereka dan meminta maaf  dengan cara sungkem di hadapan orangtua di Mapolres Boyolali, Rabu (5/8).

Dengan mata berkaca-kaca, satu persatu bocah warga Dukuh Seworan, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro itu menyalami orangtua mereka disaksikan oleh Kapolres Boyolali AKBP Agus Suryo Nugroho. Hampir semua bocah itu menangis.

Penangkapan lima bocah yang berinisial WHC, 12;  MMJ, 15; HRY,14; TST, 15 dan HYT,17; berawal saat mereka tertangkap basah mencuri di warung milik Rokhimin, 38, warga setempat Senin (3/8) malam.
Warga kemudian langsung menangkap dan sempat memukuli bocah-bocah tersebut sebelum akhirnya diserahkan ke kepolisian. Barang yang dicuri nilainya tak seberapa, yakni lima bungkus kerupuk dan 10 botol teh dengan total kerugian Rp 24.500.

Saat ditemui kemarin, beberapa diantara bocah tersebut masih mengalami memar di bagian wajah mereka. Beberapa menit Kapolres memberikan wejangan kepada lima bocah yang terus menunduk.

Karena usia pelaku masih di bawah umur dan melihat kondisi yang ada, akhirnya Kapolres mengambil kebijakan untuk mengembalikan mereka kepada orangtuanya. Di samping itu, pihak korban mengaku telah memaafkan tindakan para pelaku tersebut.

kha

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…