Rabu, 5 Agustus 2009 12:12 WIB Ekonomi,Newsline Share :

Penerimaan cukai 2010 naik 4,5 persen

Jakarta–Penerimaan cukai selama tahun 2010 ditargetkan mengalami kenaikan Rp 2,5 triliun atau sebesar 4,5 persen dari perkiraan realisasi 2009 sebesar Rp 54,5 triliun menjadi Rp 57 triliun.

Dokumen Nota Keuangan dan RAPBN 2010 yang diperoleh di Jakarta, Rabu (5/8), menyebutkan, penetapan target Rp57 triliun itu didasarkan kepada pertimbangan pertumbuhan ekonomi selama 2010.

Selain itu juga didasarkan kepada kebijakan harga jual eceran, dan peningkatan tarif cukai sebesar 5-10 persen pada 2010.

Optimalisasi penerimaan cukai dilakukan melalui peningkatan tarif cukai hasil tembakau minimal 5-10 persen, perubahan ketentuan mengenai perijinan, penyederhanaan golongan pengusaha dan tarif cukai, serta peningkatan tarif cukai minuman mengandung ethyl alkohol (MMEA).

Untuk menjamin kepastian penerimaan cukai, pemerintah akan melakukan peningkatan pengawasan antara lain melalui peningkatan operasi pasar, pemeriksaan lokasi pabrik, peningkatan security features pita cukai, dan peningkatan pengawasan peredaran MMEA impor.

Sedangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah akan melanjutkan program reformasi dengan menerapkan kantor pengawas dan pelayanan bea cukai (KPPBC) Madya, otomatisasi pelayanan dan pembayaran bidang cukai, serta pembentukan unit layanan informasi dan kepatuhan internal.
Sementara itu untuk penerimaan bea masuk (BM), pemerintah menargetkan sebesar Rp 19,5 triliun selama tahun 2010.

Target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, nilai tukar rupiah, tarif efekti rata-rata, nilai devisa bayar, dan bertambahnya komitmen kerjasama perdagangan internasional melalui skim free trade area (FTA).

Jika dibandingkan dengan perkiraan realisasi BM selama 2009 yang mencapai Rp 18,6 triliun, maka perkiraan penerimaan BM 2010 meningkat sebesar Rp 0,9 triliun atau 4,7 persen.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…