Rabu, 5 Agustus 2009 18:09 WIB Hukum Share :

Jelang Puasa, Kapolwil minta tak ada aksi sweeping

Solo (Espos)–Kapolwil Surakarta Kombes Pol Taufik Ansorie mengharapkan tidak ada aksi sweeping  yang dilakukan kelompok tertentu selama menjelang puasa.

“Kami imbau jangan ada sweeping. Kalau tidak sesuai aturan dikhawatirkan bisa bentrok. Kami berharap jika ada informasi dapat dikoordinasikan, akan kami tindaklanjuti,” tegas Taufik kepada wartawan di Mapolwil Surakarta, Rabu (5/8).

Dia menjelaskan, menjelang bulan puasa pihaknya berharap kondisi Soloraya tetap kondusif. Saat ini, pihaknya telah menyiapkan rencana operasi untuk Operasi Ketupat Candi 2009.

Untuk mengantisipasi berbagai hal, kata dia, pihaknya terus melakukan cipta kondisi menjelang puasa.

Rencananya akan ada tambahan personel dari Polda Jateng untuk pengamanan selama puasa dan Lebaran. Taufik mengatakan, pihaknya terus fokus untuk memberantas penyakit masyarakat (Pekat) dan premanisme.

“Semuanya kami antisipasi. Cipta kondisi dilakukan secara serentak di seluruh jajaran, termasuk Polres-Polres,” kata dia.

Kapolwil menegaskan, pihaknya juga melakukan antisipasi terhadap jaringan terorisme. Upaya untuk mempersempit ruang gerak jaringan teroris kelompok Noordin M Top terus dilakukan.

Dia menambahkan, pengamanan obyek vital (Obvit) di wilayah Soloraya juga masih menjadi prioritas.

Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan pemantauan karena selama puasa dan Lebaran banyak mobilitas warga.

dni

lowongan kerja
lowongan kerja PT. STARPEAK EQUITY FUTURES,, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…